BerandaKARIMUNGas Melon 3 Kg...

Gas Melon 3 Kg Laris Manis, Agen Bingung di Pangkalan Banyak Kehabisan Stok

spot_img

KARIMUN, kabarkarimun.co.id – Gas melon 3 Kg kembali jadi buruan warga Karimun di saat bulan Ramadhan. Betapa tidak, beberapa pangkalan, khususnya di Meral, Meral Barat, dan Tebing, kehabisan stok.

Sebaliknya, distribusi gas melon dari agen ke pangkalan berjalan lancar. Namun banyaknya pangkalan kehabisn stok, membuat agen bingung.

“Kami juga bingung, kok bisa gas 3 Kg kehabisan stok. Padahal kami rutin menyalurkan gas 3 Kg ke pangkalan-pangkalan,” ucap Agen Penyalur Gas 3 Kg khusus Kecamatan Meral, Meral Barat, dan Tebing PT LCPS dan PT. PJS, Daeng Yusri, Kamis (30/3/2023).

Daeng Yusri mengaku, sehari sebelumnya agen masih mendistribusikan gas 3 Kg sebanyak 5 lo (2.800 tabung) ke pangkalan yang ada di Kecamatan Meral Meral Barat dan Tebing.

Bahkan, hari ini (Kamis, red), pihaknya masih proses pendistribusian gas 3 Kg ke pangkalan.

“Kami juga masih menunggu kapal berikutnya membawa gas masuk ke Karimun sekitar beberapa hari lagi. Pastinya, distribusi gas ke pangkalan lancar,” jelasnya.

Kabid ESDM Diskop, UMKM, Perdagangan dan ESDM Karimun Vandarones Purba menyebutkan, tertanggal 16 – 18 Maret 2023, gas elpiji 3 Kg sudah masuk sebanyak 36 lo (20.160 buah tabung).

Artinya, penyaluran gas LPG 3 Kg dari distributor ke pangkalan tetap lancar, dan tidak ada kendala apapun.

“Jadi, pangkalan-pangkalan yang stoknya kosong, coba hubungi ke agen yang biasa mereka ambil. Sampaikan kapan terakhir mereka dapat tabung gas 3 kg,” katanya.

Pada kesempatan ini, Vandarones juga ingin mengimbau kepada pangkalan, agar tidak melayani masyarakat yang ingin membeli gas 3 Kg lebih dari satu tabung.

“Sesuai aturan, satu orang hanya boleh membeli satu tabung gas. Jadi kepada pangkalan harap tidak melayani masyarakat yang ingin membeli gas 3 Kg lebih dari satu tabung,” tegasnya.

Banyaknya pangkalan gas melon kekosongan stok, dikeluhkan sejumlah warga. Seperti yang dialami Ainun, warga Meral.

“Saya sudah keliling ke pangkalan-pangkalan yang ada di Kecamatan Meral hingga ke Meral Barat, namun semuanya habis,” keluhnya.

Ainun berharap, institusi terkait dapat mencari solusi atas kelangkaan gas melon tersebut. Mengingat, kebutuhan di bulan Ramadhan begitu tinggi.

“Seharusnya, dinas terkait menambah kuota, sehingga tidak terjadi kelangkaan seperti saat ini,” tutupnya. (nku)

spot_img
SARAN BERITA

Gas Melon 3 Kg Laris Manis, Agen Bingung di Pangkalan Banyak Kehabisan Stok

KARIMUN, kabarkarimun.co.id – Gas melon 3 Kg kembali jadi buruan warga Karimun di saat bulan Ramadhan. Betapa tidak, beberapa pangkalan, khususnya di Meral, Meral Barat, dan Tebing, kehabisan stok.

Sebaliknya, distribusi gas melon dari agen ke pangkalan berjalan lancar. Namun banyaknya pangkalan kehabisn stok, membuat agen bingung.

“Kami juga bingung, kok bisa gas 3 Kg kehabisan stok. Padahal kami rutin menyalurkan gas 3 Kg ke pangkalan-pangkalan,” ucap Agen Penyalur Gas 3 Kg khusus Kecamatan Meral, Meral Barat, dan Tebing PT LCPS dan PT. PJS, Daeng Yusri, Kamis (30/3/2023).

Daeng Yusri mengaku, sehari sebelumnya agen masih mendistribusikan gas 3 Kg sebanyak 5 lo (2.800 tabung) ke pangkalan yang ada di Kecamatan Meral Meral Barat dan Tebing.

Bahkan, hari ini (Kamis, red), pihaknya masih proses pendistribusian gas 3 Kg ke pangkalan.

“Kami juga masih menunggu kapal berikutnya membawa gas masuk ke Karimun sekitar beberapa hari lagi. Pastinya, distribusi gas ke pangkalan lancar,” jelasnya.

Kabid ESDM Diskop, UMKM, Perdagangan dan ESDM Karimun Vandarones Purba menyebutkan, tertanggal 16 – 18 Maret 2023, gas elpiji 3 Kg sudah masuk sebanyak 36 lo (20.160 buah tabung).

Artinya, penyaluran gas LPG 3 Kg dari distributor ke pangkalan tetap lancar, dan tidak ada kendala apapun.

“Jadi, pangkalan-pangkalan yang stoknya kosong, coba hubungi ke agen yang biasa mereka ambil. Sampaikan kapan terakhir mereka dapat tabung gas 3 kg,” katanya.

Pada kesempatan ini, Vandarones juga ingin mengimbau kepada pangkalan, agar tidak melayani masyarakat yang ingin membeli gas 3 Kg lebih dari satu tabung.

“Sesuai aturan, satu orang hanya boleh membeli satu tabung gas. Jadi kepada pangkalan harap tidak melayani masyarakat yang ingin membeli gas 3 Kg lebih dari satu tabung,” tegasnya.

Banyaknya pangkalan gas melon kekosongan stok, dikeluhkan sejumlah warga. Seperti yang dialami Ainun, warga Meral.

“Saya sudah keliling ke pangkalan-pangkalan yang ada di Kecamatan Meral hingga ke Meral Barat, namun semuanya habis,” keluhnya.

Ainun berharap, institusi terkait dapat mencari solusi atas kelangkaan gas melon tersebut. Mengingat, kebutuhan di bulan Ramadhan begitu tinggi.

“Seharusnya, dinas terkait menambah kuota, sehingga tidak terjadi kelangkaan seperti saat ini,” tutupnya. (nku)

SARAN BERITA