KUNDUR, kabarkarimun.co.id – Pemuda Gang Nuri kelurahan Tanjungbatu kota cukup antusias mempersiapkan gerbang lampu colok menyambut suasana malam tujuh likur (27) Ramadhan dan malam Idul Fitri 1444 H. Hal terlihat sejumlah pemuda bekerja siang malam membangun rangka kayu dijadikan gerbang replika masjid.
Ketua pemuda gang Nuri Mardi mengaku membuat gerbang lampu colok selain untuk menyambut malam tujuh Likur juga untuk
melestarikan tradisi lampu colok sebagai masyarakat Melayu. Hampir setiap Ramadhan pemuda gang Nuri selalu membuat gerbang lampu colok. Semua itu atas kerjasama pemuda, remaja dan warga masyarakat gang Nuri itu sendiri.
“Bersyukur Ramadhan tahun ini pemuda gang Nuri bisa berpartisipasi membangun gerbang lampu colok. Tahun ini ukuran gerbang lumayan besar dan kita persiapkan seribu lebih lampu colok,” kata Mardi.
Sementara menurut Madi salah satu pemuda mengatakan setiap malamnya akan menghabiskan minyak tanah sekitar 60 -75 liter. Kita juga sudah siapkan kurang lebih seribu kaleng dan botol untuk lampu colok. Disebutkan untuk membuat gerbang dibutuhkan kayu bulat ukuran besar, sedang dan kecil awal Ramadhan gotong royong mencari di kebun. Biaya melalui sumbangan sukarela warga gang Nuri kita kumpulkan. Berkat kekompakan warga serta pemuda gang Nuri pengerjaan gerbang lampu colok selesai.
Kita berharap gerbang lampu colok selain memeriahkan malam tujuh likur Ramadhan, melestarikan tradisi juga mempererat tali silaturahmi. Desain gerbang lampu colok perpaduan replika masjid tradisional modern dengan satu kubah dua menara.(mas)




