BerandaKARIMUNMundur dari PAN, Sri...

Mundur dari PAN, Sri Rezeki Nyaleg DPR RI lewat Partai Gerindra

spot_img

KARIMUN, kabarkarimun.co.id – Anggota DPRD Karimun Sri Rezeki membuat keputusan yang sangat berani.

Setelah menyatakan mundur dari Partai Amanat Nasional (PAN), dirinya bergabung dengan Partai Gerindra. Bahkan siap maju sebagai bacaleg DPR RI dapil Kepri.

Semula, Sri Rezeki mengaku sudah enggan mengikuti pencalonan, baik legislative kabupaten, maupun provinsi.

Namun ada penawaran terbaik dari Partai Gerindra untuk wanita yang akrab disapa Mak Ngah ini untuk berjuang di level nasional.

Melihat peluang, dan ada celah, Mak Ngah tidak menyia-nyiakan kesempatan itu. Tawaran nyaleg untuk menggapai kursi DPR RI pun disambutnya.

“Awalnya saya pribadi tidak ingin lagi ikut pencalonan. Tapi karena diberikan peluang, dan peluang itu sangat sayang jika disia siakan,” jelasnya

Keinginannya memilih mencalonkan diri mengikuti pileg DPR RI adalah untuk memperjuangkan kepentingan daerah di kancah nasional.

“Memang bisa saja saya bertahan di kursi DPRD kab.karimun dan kembali nyaleg sebagai incumbent karena peluang menang masih ada. Tapi tujuan saya di legislatif bukan mencari jabatan, ini merupakan arena berjuang,” jelasnya.

Menurutnya, menang atau kalah bukan ranahnya yang menentukan, tapi yang paling utama adalah berjuang untuk kampung halamannya yakni Kepri.

“Secara pengalaman mungkin masih sangat kecil, tapi bukan berarti kita tidak mampu untuk bekerja. Kehadiran kita untuk memberikan bakti kepada masyarakat lewat lembaga, maka ketika ada peluang berbakti untuk kampung kita sendiri di kancah yang lebih tinggi, kenapa tidak?” tegasnya.

Terkait alasan pindah dari PAN, dan memilih bergabung dengan Partai Gerindra, ditegaskan Mak Ngah, sudah melalui pertimbangan serta perhitungan yang matang.

“Persoalan pencalonan saya ke DPR RI ini tentunya sudah melalui perhitungan dan pertimbangan yang matang. Partai mana yang kita bisa memiliki peluang besar untuk berani bersaing dan saat ini peluang yang menjanjikan itu ada di Partai Gerindra. Karena di Partai Gerindra ini calonnya baru semua, tidak ada incumbent,” tuturnya.

Ia melanjutkan, di PAN sendiri peluangnya untuk menang sebagai caleg baru tentu sangat kecil, lantaran caleg incumbent DPR RI 2 periode kembali ikut maju.

Untuk itu ia memilih kendaraan politik Gerindra sebagai kendaraan baru yang berpeluang memgantarkannya ke kursi DPR RI.

“Tidak ada kemenangan bagi kita jika kita tidak bersatu suara. Saatnya peluang itu direbut anak kampung,” tutupnya. (nku)

spot_img
SARAN BERITA

Mundur dari PAN, Sri Rezeki Nyaleg DPR RI lewat Partai Gerindra

KARIMUN, kabarkarimun.co.id – Anggota DPRD Karimun Sri Rezeki membuat keputusan yang sangat berani.

Setelah menyatakan mundur dari Partai Amanat Nasional (PAN), dirinya bergabung dengan Partai Gerindra. Bahkan siap maju sebagai bacaleg DPR RI dapil Kepri.

Semula, Sri Rezeki mengaku sudah enggan mengikuti pencalonan, baik legislative kabupaten, maupun provinsi.

Namun ada penawaran terbaik dari Partai Gerindra untuk wanita yang akrab disapa Mak Ngah ini untuk berjuang di level nasional.

Melihat peluang, dan ada celah, Mak Ngah tidak menyia-nyiakan kesempatan itu. Tawaran nyaleg untuk menggapai kursi DPR RI pun disambutnya.

“Awalnya saya pribadi tidak ingin lagi ikut pencalonan. Tapi karena diberikan peluang, dan peluang itu sangat sayang jika disia siakan,” jelasnya

Keinginannya memilih mencalonkan diri mengikuti pileg DPR RI adalah untuk memperjuangkan kepentingan daerah di kancah nasional.

“Memang bisa saja saya bertahan di kursi DPRD kab.karimun dan kembali nyaleg sebagai incumbent karena peluang menang masih ada. Tapi tujuan saya di legislatif bukan mencari jabatan, ini merupakan arena berjuang,” jelasnya.

Menurutnya, menang atau kalah bukan ranahnya yang menentukan, tapi yang paling utama adalah berjuang untuk kampung halamannya yakni Kepri.

“Secara pengalaman mungkin masih sangat kecil, tapi bukan berarti kita tidak mampu untuk bekerja. Kehadiran kita untuk memberikan bakti kepada masyarakat lewat lembaga, maka ketika ada peluang berbakti untuk kampung kita sendiri di kancah yang lebih tinggi, kenapa tidak?” tegasnya.

Terkait alasan pindah dari PAN, dan memilih bergabung dengan Partai Gerindra, ditegaskan Mak Ngah, sudah melalui pertimbangan serta perhitungan yang matang.

“Persoalan pencalonan saya ke DPR RI ini tentunya sudah melalui perhitungan dan pertimbangan yang matang. Partai mana yang kita bisa memiliki peluang besar untuk berani bersaing dan saat ini peluang yang menjanjikan itu ada di Partai Gerindra. Karena di Partai Gerindra ini calonnya baru semua, tidak ada incumbent,” tuturnya.

Ia melanjutkan, di PAN sendiri peluangnya untuk menang sebagai caleg baru tentu sangat kecil, lantaran caleg incumbent DPR RI 2 periode kembali ikut maju.

Untuk itu ia memilih kendaraan politik Gerindra sebagai kendaraan baru yang berpeluang memgantarkannya ke kursi DPR RI.

“Tidak ada kemenangan bagi kita jika kita tidak bersatu suara. Saatnya peluang itu direbut anak kampung,” tutupnya. (nku)

SARAN BERITA