BerandaKARIMUNBonus Atlet Peraih Medali...

Bonus Atlet Peraih Medali Emas Peparnas 2021 Papua Dianggarkan di APBD Perubahaan

spot_img

KARIMUN, kabarkarimun.co.id – Janji Pemerintah Provinsi Kepri terkait bonus atlet peraih medali di Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) Papua 2021, mulai ada titik terang.

Pemprov Kepri akan menganggarkan pembiayaannya melalui APBD Perubahan 2023. Artinya, bonus yang dijanjikan bakal cair tahun ini.

“Bonus atlet peraih medali emas Peparnas Papua 2021 akan kita anggarkan di APBD Perubahan tahun 2023 ini. Artinya, pasti dicairkan tahun ini,” ujar Ketua NPCI Kepri Fachrizal kepada kabarkarimun.co.id, Selasa (30/05/2023).

Ia menambahkan, keterlambatan dibayarkannya bonus atlet, khususnya cabor renang asal Kabupaten Karimun atas nama Andrei Martias, disebabkan mis komunikasi antar pengurus.

“Kami sudah berusaha semaksimal mungkin mensupport atlet. Cuma karena adanya mis komunikasi, sehingga bonus yang dijanjikan belum bisa dicairkan tahun 2022. Namun di APBD Perubahan tahun 2023 ini akan dicairkan lewat Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kepri,” jelasnya.

Sebelumnya, Andri Martiyas sempat mempertanyakan terkait bonus yang dijanjikan Gubernur Kepri Ansar Ahmad kepada peraih medali emas dalam ajang Peparnas Papua yang dilaksanakan pada tanggal 2-15 November 2021 lalu yang hingga saat ini belum diberikan.

Andri Martiyas merupakan atlet disabilitas asal Kab.Karimun yang mewakili Provinsi Kepri dalam cabor renang 50 meter gaya dada yang berhasil mengalahkan 9 orang lawannya asal provinsi se-Inonesia, dan meraih medali emas. (nku)

spot_img
SARAN BERITA

Bonus Atlet Peraih Medali Emas Peparnas 2021 Papua Dianggarkan di APBD Perubahaan

KARIMUN, kabarkarimun.co.id – Janji Pemerintah Provinsi Kepri terkait bonus atlet peraih medali di Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) Papua 2021, mulai ada titik terang.

Pemprov Kepri akan menganggarkan pembiayaannya melalui APBD Perubahan 2023. Artinya, bonus yang dijanjikan bakal cair tahun ini.

“Bonus atlet peraih medali emas Peparnas Papua 2021 akan kita anggarkan di APBD Perubahan tahun 2023 ini. Artinya, pasti dicairkan tahun ini,” ujar Ketua NPCI Kepri Fachrizal kepada kabarkarimun.co.id, Selasa (30/05/2023).

Ia menambahkan, keterlambatan dibayarkannya bonus atlet, khususnya cabor renang asal Kabupaten Karimun atas nama Andrei Martias, disebabkan mis komunikasi antar pengurus.

“Kami sudah berusaha semaksimal mungkin mensupport atlet. Cuma karena adanya mis komunikasi, sehingga bonus yang dijanjikan belum bisa dicairkan tahun 2022. Namun di APBD Perubahan tahun 2023 ini akan dicairkan lewat Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kepri,” jelasnya.

Sebelumnya, Andri Martiyas sempat mempertanyakan terkait bonus yang dijanjikan Gubernur Kepri Ansar Ahmad kepada peraih medali emas dalam ajang Peparnas Papua yang dilaksanakan pada tanggal 2-15 November 2021 lalu yang hingga saat ini belum diberikan.

Andri Martiyas merupakan atlet disabilitas asal Kab.Karimun yang mewakili Provinsi Kepri dalam cabor renang 50 meter gaya dada yang berhasil mengalahkan 9 orang lawannya asal provinsi se-Inonesia, dan meraih medali emas. (nku)

SARAN BERITA