BerandaKARIMUNPD Aisyiyah Muhammadiyah Karimun...

PD Aisyiyah Muhammadiyah Karimun Olah Daun Pisang Jadi Pembungkus Daging Kurban

spot_img

KARIMUN, kabarkarimun.co.id – Pengurus PD Aisyiyah Muhammadiyah Kab.Karimun unjuk kreativitas lewat pengolahan daun pisang menjadi wadah menarik untuk daging kurban yang akan dibagikan ke masyarakat.

Dengan tema “Gerakan Korban Asyik Tanpa Sampah Plastik” PD Aisyiyah Muhammadiyah Karimun telah menunjukkan integritasnya mematuhi imbauan pemerintah daerah untuk tidak menggunakan kantong plastik sebagai wadah daging kurban yang akan dibagikan.

Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah Provinsi Kepri Dra.Erfin Sulistyowati, M.Pd menjelaskan, bahwa tahun 2023 ini merupakan tahun ke-4. Dimana ia menjadikan daun pisang sebagai wadah pembungkus daging kurban oleh Pengurus Muhammadiyah Kab.Karimun untuk dibagikan ke masyarakat.

“Aisyiyah ini merupakan organisasi wanita yang dimiliki Muhammadiyah. Alhamdulillah sebelum keluarnya imbauan Bupati Karimun, program kami dari Aisyiyah Muhammadiyah yang tidak menggunakan wadah plastik untuk pembungkus daging kurban ini sudah kami lakukan sejak tahun 2019,” jelasnya.

Sebagai Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah Provinsi Kepri, Erfin juga mengimbau kepada seluruh Pengurus Aisyiyah di Kabupaten dan Kota Provinsi Kepri untuk tidak menggunakan kantong plastik.

“Awalnya pengurus sempat kebingungan bagaimana cara mengemasnya tanpa kantong plastik, tanpa kebutulan di Kab.Karimun ini daun pisangnya cukup banyak. Maka dengan krearivitas, diolahlah daun pisang menjadi pembungkus dan keranjang seperti yang ada ini,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, Aisyiyah juga memiliki majelis lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB). Melalui LLHPB, Aisyiyah telah mengkampanyekan untuk tidak menggunakan kantong palstik sebagai wadah dalam kegiatan sehari-hari.

“Kami juga akan menyampaikan program yang telah terlebih dahulu kami lakukan berkaitan dengan pengurangan sampah plastik ini kepada Pemerintah Daerah Kab.Karimun, demi menanggulangi menumpuknya sampah plastik yang sudah sangat mengkhawatirkan,” ucapnya.

“Bahkan saat Musda, kami di Muhammadiyah juga sangat meminimkan penggunaan gelas plastik. Insha Allah Kami dari Muhammadiyah sudah menjawab imbauan dari Pemerintah Karimun tidak hanya pada saat pelaksanaan kurban saja,” lanjutnya.

Ia berharap, terutama kepada ibu rumah tangga, untuk meminimalisir penggunaan kantong plastik sebagai wadah saat berbelanja dengan membawa keranjang sendiri dari rumah.

“Cara yang paling mudah meminimalisir pengunaan kantong plastik di rumah tangga bagi ibu-ibu yakni dengan cara membawa keranjang atau wadah sendiri dari rumah, sehingga pelan-pelan sampah plastik dapat dikurangi,” tutupnya. (nku)

spot_img
SARAN BERITA

PD Aisyiyah Muhammadiyah Karimun Olah Daun Pisang Jadi Pembungkus Daging Kurban

KARIMUN, kabarkarimun.co.id – Pengurus PD Aisyiyah Muhammadiyah Kab.Karimun unjuk kreativitas lewat pengolahan daun pisang menjadi wadah menarik untuk daging kurban yang akan dibagikan ke masyarakat.

Dengan tema “Gerakan Korban Asyik Tanpa Sampah Plastik” PD Aisyiyah Muhammadiyah Karimun telah menunjukkan integritasnya mematuhi imbauan pemerintah daerah untuk tidak menggunakan kantong plastik sebagai wadah daging kurban yang akan dibagikan.

Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah Provinsi Kepri Dra.Erfin Sulistyowati, M.Pd menjelaskan, bahwa tahun 2023 ini merupakan tahun ke-4. Dimana ia menjadikan daun pisang sebagai wadah pembungkus daging kurban oleh Pengurus Muhammadiyah Kab.Karimun untuk dibagikan ke masyarakat.

“Aisyiyah ini merupakan organisasi wanita yang dimiliki Muhammadiyah. Alhamdulillah sebelum keluarnya imbauan Bupati Karimun, program kami dari Aisyiyah Muhammadiyah yang tidak menggunakan wadah plastik untuk pembungkus daging kurban ini sudah kami lakukan sejak tahun 2019,” jelasnya.

Sebagai Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah Provinsi Kepri, Erfin juga mengimbau kepada seluruh Pengurus Aisyiyah di Kabupaten dan Kota Provinsi Kepri untuk tidak menggunakan kantong plastik.

“Awalnya pengurus sempat kebingungan bagaimana cara mengemasnya tanpa kantong plastik, tanpa kebutulan di Kab.Karimun ini daun pisangnya cukup banyak. Maka dengan krearivitas, diolahlah daun pisang menjadi pembungkus dan keranjang seperti yang ada ini,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, Aisyiyah juga memiliki majelis lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB). Melalui LLHPB, Aisyiyah telah mengkampanyekan untuk tidak menggunakan kantong palstik sebagai wadah dalam kegiatan sehari-hari.

“Kami juga akan menyampaikan program yang telah terlebih dahulu kami lakukan berkaitan dengan pengurangan sampah plastik ini kepada Pemerintah Daerah Kab.Karimun, demi menanggulangi menumpuknya sampah plastik yang sudah sangat mengkhawatirkan,” ucapnya.

“Bahkan saat Musda, kami di Muhammadiyah juga sangat meminimkan penggunaan gelas plastik. Insha Allah Kami dari Muhammadiyah sudah menjawab imbauan dari Pemerintah Karimun tidak hanya pada saat pelaksanaan kurban saja,” lanjutnya.

Ia berharap, terutama kepada ibu rumah tangga, untuk meminimalisir penggunaan kantong plastik sebagai wadah saat berbelanja dengan membawa keranjang sendiri dari rumah.

“Cara yang paling mudah meminimalisir pengunaan kantong plastik di rumah tangga bagi ibu-ibu yakni dengan cara membawa keranjang atau wadah sendiri dari rumah, sehingga pelan-pelan sampah plastik dapat dikurangi,” tutupnya. (nku)

SARAN BERITA