KARIMUN, kabarkarimun.co.id – Provinsi Kepulauan Riau dipastikan tidak mengikutsertakan atletnya pada cabor Karate dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) yang akan diselenggarakan di Aceh-Medan tahun 2024 mendatang.
Pasalnya, delapan atlet yang diutus gagal lolos dari kualifikasi Pra PON 2024 di Lubuklinggau Sumatera Selatan pada tanggal 24-25 Agustus 2023 lalu.
Dari delapan atlet perwakilan Kepri yang mengikuti kualifikasi Pra PON, dua diantaranya berasal dari Kabupaten Karimun.
“Atlet karate Karimun yang mengikuti kualifikasi Pra PON mewakili Kepri ada dua orang, yakni Diki dan Anisa. Sayangnya mereka gagal lolos dalam kualifikasi tersebut,” ujar Praktisi Cabor Karate di Kabupaten Karimun, Tam Tam
Gagalnya Diki dan Anisa tersebut dalam kualifikasi Pra PON menyebabkan atlet karate Karimun kehilangan kesempatan untuk unjuk kebolehan di ajang nasional.
“Kami sangat menyayangkan hal tersebut. Intinya ini bukan salah para atlet, mereka sudah berusaha semaksimal mungkin,” ujar Tam Tam.
Ke depan, lanjut Tam Tam, perlu evaluasi dengan meningkatkan lagi pembinaan, dan fasilitas untuk pembinaan tersebut agar hasilnya lebih maksimal.
Selain sebagai praktisi cabor Karate, Tam Tam juga merangkap sebagai Ketua Bidang Perwasitan Karate di Kabupaten Karimun yang sudah lama melakukan pembinaan terhadap atlet karate.
“Kami dalam melakukan pembinaan untuk atlet karate itu sifatnya hanya inisiatif. Namun kami juga perlu dukungan maksimal dari KONI agar hasilnya bisa lebih optimal,” tambahnya.
Ia melanjutkan, saat ini para atlet dan organisasi Cabor karate Karimun berharap peran serius KONI kabupaten serta Provinsi Kepri dalam mensupport pembinaan.
“Khususnya KONI Karimun, harusnya mereka membuat multi event tahunan bagi semua cabor sehingga dapat terciptanya atlet yang berkualitas serta berprestasi,” tegasnya. (nku)




