KARIMUN, kabarkarimun.co.id – PLN ULP Karimun terpaksa melakukan pemadaman emergency, Kamis (14/9/2023). Hal ini disebabkan, satu unit mesin PLTU keluar dari sistem kelistrikan akibat kerusakan.
Akibat kurangnya daya pembangkit yang beroperasi menyebabkan suplai listrik pun turut berkurang.
“Dengan kerusakan yang dialami mesin PLTU unit 1 ini, kita mengalami devisit daya sesar lebih kurang 4MW sehingga terpaksa melakukan pemadaman emergency,” ungkap Manager PLN ULP Karimun Budimansyah.
Budimansyah menyebutkan, perbaikan terhadap mesin PLTU Unit 1 yang rusak tersebut, memakan waktu sekitar satu minggu.
Dengan keluarnya mesin unit 1 PLTU pembangkit hanya mampu menghasilkan 27,35 MW dari total beban puncak (pukul 17.00 – 22.00 WIB) sebesar 31,50 MW.
Pihak PLN ULP Karimun saat ini telah meminta hotel dan swalayan untuk sementara menggunakan genset agar meminimalisir terjadinya pemadaman emergency di perumahan masyarakat.
“Terkait jadwal pemadaman di wilayah mana saja akan kami informasikan di akun media sosial PLN ULP Karimun setiap harinya,” tuturnya.
Budimansyah juga meminta maaf kepada seluruh pelanggan PLN Karimun atas ketidaknyamanan tersebut dan memohon support serta do’a dari masyarakat agar mesin unit 1 PLTU secepatnya bisa beroperasi kembali. (nku)




