KARIMUN, kabarkarimun.co.id – Penegasan Bupati Karimun Aunur Rafiq atas nasib tenaga pengajar SD Swasta 001 Pasir Panjang, Kecamatan Meral Barat tidak turut di PHK oleh PT. Karimun Granite, ternyata tidak terbukti.
Per tanggal 25 September 2023, sebanyak 14 tenaga pengajar SD swasta 001 PT.KG, turut menjadi korban PHK bersama ratusan karyawan perusahaan granite tersebut.
Hal ini membuat kecewa sejumlah walimurid SD swasta 001 PT.KG tersebut. Pasalnya, penegasan itu disampaikan Bupati di hadapan ratusan kepala sekolah di saat pembagian seragam sekolah gratis di Gedung Nasional belum lama ini.
Di sisi lain, mereka juga mengaku kecewa terhadap kinerja Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Karimun yang tidak dinilai sigap menanggapi persoalan pendidikan di Bumi Berazam.
“Jauh-jauh hari saya sudah meminta ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karimun serta kepala sekolah SD Swasta PT.KG itu untuk mencarikan solusi. Karena para guru di tanggal 25 September 2023 sudah tidak mengajar lagi di sekolah tersebut,” ungkap seorang Wali Murid, Maruli, Selasa (26/9/2023).
Akibat tidak adanya tenaga pengajar yang masuk, proses belajar mengajar terhenti. Seluruh siswa tidak diliburkan, tetapi dibiarkan bermain.
“Memang, pihak Dinas Pendidikan berjanji bahwa proses belajar mengajar tetap terlaksana. Namun itu hanya omong kosong. Hari ini anak-anak kami datang ke sekolah hanya untuk bermain saja karena tidak ada tenaga pengajar,” ujar Maruli dengan nada kecewa.
Terpisah Kepala Sekolah SD Swasta 001 PT.KG Karimun Muhammad Nurhidayat mengatakan, ada sebanyak 14 tenaga pengajar yang di PHK oleh PT. KG Karimun.
“Yang di PHK ada 14 karyawan pengajar. Rinciannya, 5 pengajar TK dengan jumlah siswa 18 orang, 9 orang tenaga pengajar SD,” katanya.
Pihak sekolah pun sudah mengadakan rapat dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Karimun. Namun hanya diwakilkan oleh kepala bidang karena Kepala Dinas sedang berada di luar pulau.
“Tadi kami sudah rapat, dan besok (Rabu, red) dinas akan mengirimkan 12 tenaga pengajar dari sekolah terdekat agar proses belajar dan mengajar tetap terlaksana,” tambahnya.
Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan Karimun Sugianto ketika dihubungi mengaku segera mengutus tenaga pengajar pengganti.
“Besok (Rabu,red), ke 12 orang guru yang kami utus akan langsung mengajar ke SD Swasta 001 PT.KG untuk sementara, menunggu proses selanjutnya oleh pihak PT.KG Karimun terhadap sekolah, dan tenaga pengajar yang di sana,” tutupnya. (nku)




