BerandaKARIMUNDPD.Belia Perpat Karimun Bersama...

DPD.Belia Perpat Karimun Bersama Puskesmas Meral Gelar Sosialisasi Pencegahan Stunting

spot_img

KARIMUN, kabarkarimun.co.id – DPD.Belia Perpat Karimun bekerjasama dengan Puskesmas Meral menggelar sosialisasi Pencegahan Stunting Gizi Buruk pada jajanan anak sekolah, Kamis (23/11/2023).

Bertempat di SDN 004 Meral, kegiatan tersebut diikuti kurang lebih 250 siswa serta guru pembimbing.

Ketua DPD.Belia Perpat Kab.Karimun Andi Riva’i mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kepeduliannya bersama rekan untuk mencegah peningkatan stunting di Kab.Karimun.

“Kita tahu bahwa kasus stunting ini merupakan hal yang sangat dikhawatirkan menimpa anak-anak usia dini. Untuk itu kami mensosialisasikan kepada para siswa SD untuk tidak jajan sembarangan, dan meminta kepada guru pembimbing untuk memperhatikan jajanan siswa di sekolah,” ungkapnya.

Andi melanjutkan, jajanan yang patut di dihindari oleh para siswa agar terhindar dari masalah gizi buruk antara lain konsumsi mie instan berlebihan, permen karet, makanan, dan minuman yang mengandung zat induk gula serta zat pewarna yang tidak sehat.

“Kita berharap anak usia dini memahami prilaku hidup bersih dan sehat serta terhindar dari penyakit dengan tidak mengkonsumsi jajanan yang berbahaya untuk tubuh,” lanjutnya.

Kegiatan sosialisasi tersebut diisi dengan pemateri dari Puskesmas Meral serta dari DPD.Belia Perpat Kab.Karimun. (nku)

spot_img
SARAN BERITA

DPD.Belia Perpat Karimun Bersama Puskesmas Meral Gelar Sosialisasi Pencegahan Stunting

KARIMUN, kabarkarimun.co.id – DPD.Belia Perpat Karimun bekerjasama dengan Puskesmas Meral menggelar sosialisasi Pencegahan Stunting Gizi Buruk pada jajanan anak sekolah, Kamis (23/11/2023).

Bertempat di SDN 004 Meral, kegiatan tersebut diikuti kurang lebih 250 siswa serta guru pembimbing.

Ketua DPD.Belia Perpat Kab.Karimun Andi Riva’i mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kepeduliannya bersama rekan untuk mencegah peningkatan stunting di Kab.Karimun.

“Kita tahu bahwa kasus stunting ini merupakan hal yang sangat dikhawatirkan menimpa anak-anak usia dini. Untuk itu kami mensosialisasikan kepada para siswa SD untuk tidak jajan sembarangan, dan meminta kepada guru pembimbing untuk memperhatikan jajanan siswa di sekolah,” ungkapnya.

Andi melanjutkan, jajanan yang patut di dihindari oleh para siswa agar terhindar dari masalah gizi buruk antara lain konsumsi mie instan berlebihan, permen karet, makanan, dan minuman yang mengandung zat induk gula serta zat pewarna yang tidak sehat.

“Kita berharap anak usia dini memahami prilaku hidup bersih dan sehat serta terhindar dari penyakit dengan tidak mengkonsumsi jajanan yang berbahaya untuk tubuh,” lanjutnya.

Kegiatan sosialisasi tersebut diisi dengan pemateri dari Puskesmas Meral serta dari DPD.Belia Perpat Kab.Karimun. (nku)

SARAN BERITA