BerandaKARIMUNKualitas Air Baku Perumda...

Kualitas Air Baku Perumda Tirta Mulia Karimun Menurun di Tengah Penambahan Pelanggan

spot_img

KARIMUN, kabarkarimun.co.id – Direktur Perumda Tirta Mulia Karimun Herry Budhiarto mengaku, kualitas air baku di Waduk utama Sei Bati, dan Sentani terus menurun.

Untuk mengoptimalisasi pengunaan air bersih, Perumda Tirta Mulia Karimun masih menggunakan bahan kimia untuk menyesuaikan dengan Kualitas air baku tersebut.

“Kualitas air baku terus menurun sejak akhir tahun 2022 lalu. Makanya kami harus melakukan optimalisasi pengunaan bahan kimia untuk menyesuaikan dengan kualitas air baku yang di waduk Sentani dan Bati,” ujar Direktur Perumda Tirta Mulia Karimun Herry Budhiarto, Sabtu (23/12/2023).

Herry mengaku, pelayanan Perumda Tirta Mulia Karimun Karimun berasas pada 3K. Yakni Kualitas, Kuantitas, dan kontinitas.

“Untuk kuantitas, insha Allah saat ini sudah membaik. Untuk kontinitas pun air sudah mulai terus mengalir selama 24 jam. Tinggal kualitas yang sampai saat ini kami masih berusaha meningkatkannya,” sebutnya.

Sejatinya untuk meningkatkan kualitas air baku, tegas Herry, sebaiknya Perumda Tirta Mylia Karimun sudah memiliki laboratorium dan Instalasi Pengelolaan Air (IPA) di dua waduk tersebut. Sehingga kualitas air bersih yang mengalir ke masyarakat lebih baik lagi.

“Memang kendalanya ada di anggaran. Karena untuk pembangunan IPA tidak sedikit anggaran yang dibutuhkan. Oleh karenanya perlu bantuan dari pusat,” Tegasnya.

Meski kualitas air baku terus dioptimalisasi, sebaliknya pelanggan air bersih terus meningkat selama tahun 2023.

“Dari Januari 2023, tercatat jumlah pelanggan air bersih mencapai 8.700 sambungan. Terakhir di triwulan ke tiga, jumlahnya mencapai 9.350 pelanggan,” ungkapnya.

Selain bertambahnya jumlah pelanggan, Perumda Tirta Mulia Karimun juga sudah melakukan capaian penyambungan saluran air ke rumah warga mencapai 819 R.

“Ini juga menjadi prioritas kita di tahun 2023 untuk percepatan cangkupan pelayanan serta pelayanan air bersih buat pelanggan,” sebutnya.

Di sisi lain, perbaikan pipa guna mencegah kehilangan air bersih akibat kebocoran juga merupakan prioritas Perumda Tirta Mulia Karimun selama tahun 2023.

“Tahun 2021 itu kita kehilangan air bersih sekitar 46 % akibat kebocoran pipa hampir. Di tahun 2022 angkanya menurun menjadi 44 %, dan di tahun 2023, tingkat kehilangan air bersih drastis menurun ke 30 %. Kita bisa melakukan percepatan pencegahan kehilangan air bersih ini karena ditahun ini sistem baca meteran air kita sudah android serta melakukan percepatan penggantian meteran yang rusak,” jelasnya.

Ia melanjutkan, hingga November 2023, sudah sekitar 836 meteran air yang rusak sudah diganti oleh pihaknya sehingga persentase kehilangan air bersih semakin menurun.

“Selain itu kami juga melakukan percepatan penangan kebocoran sehingga potensi kehilangan air bersih dengan jumlah besar bisa segera teratasi,” lanjutnya.

Di tahun 2024, Perumda Tirta Mulia Karimun mencoba untuk mempermudah pembayaran para pelanggan air bersih dengan menerapkan sistem online. (nku)

spot_img
SARAN BERITA

Kualitas Air Baku Perumda Tirta Mulia Karimun Menurun di Tengah Penambahan Pelanggan

KARIMUN, kabarkarimun.co.id – Direktur Perumda Tirta Mulia Karimun Herry Budhiarto mengaku, kualitas air baku di Waduk utama Sei Bati, dan Sentani terus menurun.

Untuk mengoptimalisasi pengunaan air bersih, Perumda Tirta Mulia Karimun masih menggunakan bahan kimia untuk menyesuaikan dengan Kualitas air baku tersebut.

“Kualitas air baku terus menurun sejak akhir tahun 2022 lalu. Makanya kami harus melakukan optimalisasi pengunaan bahan kimia untuk menyesuaikan dengan kualitas air baku yang di waduk Sentani dan Bati,” ujar Direktur Perumda Tirta Mulia Karimun Herry Budhiarto, Sabtu (23/12/2023).

Herry mengaku, pelayanan Perumda Tirta Mulia Karimun Karimun berasas pada 3K. Yakni Kualitas, Kuantitas, dan kontinitas.

“Untuk kuantitas, insha Allah saat ini sudah membaik. Untuk kontinitas pun air sudah mulai terus mengalir selama 24 jam. Tinggal kualitas yang sampai saat ini kami masih berusaha meningkatkannya,” sebutnya.

Sejatinya untuk meningkatkan kualitas air baku, tegas Herry, sebaiknya Perumda Tirta Mylia Karimun sudah memiliki laboratorium dan Instalasi Pengelolaan Air (IPA) di dua waduk tersebut. Sehingga kualitas air bersih yang mengalir ke masyarakat lebih baik lagi.

“Memang kendalanya ada di anggaran. Karena untuk pembangunan IPA tidak sedikit anggaran yang dibutuhkan. Oleh karenanya perlu bantuan dari pusat,” Tegasnya.

Meski kualitas air baku terus dioptimalisasi, sebaliknya pelanggan air bersih terus meningkat selama tahun 2023.

“Dari Januari 2023, tercatat jumlah pelanggan air bersih mencapai 8.700 sambungan. Terakhir di triwulan ke tiga, jumlahnya mencapai 9.350 pelanggan,” ungkapnya.

Selain bertambahnya jumlah pelanggan, Perumda Tirta Mulia Karimun juga sudah melakukan capaian penyambungan saluran air ke rumah warga mencapai 819 R.

“Ini juga menjadi prioritas kita di tahun 2023 untuk percepatan cangkupan pelayanan serta pelayanan air bersih buat pelanggan,” sebutnya.

Di sisi lain, perbaikan pipa guna mencegah kehilangan air bersih akibat kebocoran juga merupakan prioritas Perumda Tirta Mulia Karimun selama tahun 2023.

“Tahun 2021 itu kita kehilangan air bersih sekitar 46 % akibat kebocoran pipa hampir. Di tahun 2022 angkanya menurun menjadi 44 %, dan di tahun 2023, tingkat kehilangan air bersih drastis menurun ke 30 %. Kita bisa melakukan percepatan pencegahan kehilangan air bersih ini karena ditahun ini sistem baca meteran air kita sudah android serta melakukan percepatan penggantian meteran yang rusak,” jelasnya.

Ia melanjutkan, hingga November 2023, sudah sekitar 836 meteran air yang rusak sudah diganti oleh pihaknya sehingga persentase kehilangan air bersih semakin menurun.

“Selain itu kami juga melakukan percepatan penangan kebocoran sehingga potensi kehilangan air bersih dengan jumlah besar bisa segera teratasi,” lanjutnya.

Di tahun 2024, Perumda Tirta Mulia Karimun mencoba untuk mempermudah pembayaran para pelanggan air bersih dengan menerapkan sistem online. (nku)

SARAN BERITA