KARIMUN, kabarkarimun.co.id – PT. Pelabuhan Karimun (Perseroda) menjadi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbesar bagi Kabupaten Karimun di tahun 2024.
Berdasarkan data yang diperoleh, PT. Pelabuhan Karimun (Perseroda) menyumbang sebesar Rp1,3 miliar untuk PAD.
Hasil tersebut menempatkan PT.Pelabuhan Karimun (Perseroda) di posisi pertama diantara BUMD di Bumi Berazam.
Sedangkan Perumda Tirta Mulia Karimun menyetor Rp1,045 miliar, diikuti Perusda Karimun yang hanya menyetor Rp150 juta, dan BPR Tuah Karimun yang belum sama sekali menyetor untuk PAD.
Direktur Utama PT. Pelabuhan Karimun (Perseroda) Yuwono menyebut, angka Rp1,3 miliar yang disetorkan untuk PAD Kab.Karimun jauh meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp370 juta.
“Peningkatan setoran kami untuk PAD Kab.Karimun salah satunya yakni adanya pengembangan bisnis baru SPBE Karimun. Kemudian penambahan bisnis solar cair, biosolar, serta penerapan tarif parkir progresif di Pelabuhan Sri Tanjung Gelam (KPK),” ungkap Yuwono, Senin (4/11/2024).
Selain itu, PT. Pelabuhan Karimun juga menambah bisnis sub kontainer pengelolaan daging sapi beku sehingga menjadi sumber penambahan pundi-pundi penghasilan.
“Penambahan bisnis baru, PT. Pelabuhan Karimun (Perseroda) juga berhasil melakukan negosiasi terkait bagi hasil pas pelabuhan domestik dengan pihak Pelindo yang awalnya hanya 2,5% namun saat ini dapat kami folow up hingga 45,55%,” tambahnya.
Yuwono optimis, setoran PAD PT. Pelabuhan Karimun (Perseroda) untuk pada Tahun 2025 mendatang akan terus mengalami peningkatan dari tahun 2024 saat ini.
“Ada beberapa sub bidang usaha lagi nantinya yang akan kami jalankan kedepannya. Walaupun tidak terlalu besar, kami optimis ini akan sedikit banyak menambah PAD Kab.Karimun,” tutupnya. (nku)




