BerandaKARIMUNTridaya Group Siap Bangun...

Tridaya Group Siap Bangun SDM Warga di Lokasi Tambang Pasir Darat di Sawang

spot_img

KARIMUN, kabarkarimun.co.id – Kehadiran PT Tridaya Setya Lestari Sejahtera di bawah naungan Tridaya Group di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau diharapkan mampu berkontribusi langsung di tengah masyarakat.

Perusahaan yang bergerak dibidang penambangan pasir darat itupun berkomitmen untuk menyalurkan beasiswa Strata Satu (S1) bagi anak-anak warga yang terdampak langsung di zona ring satu lokasi tambang yang berada di kelurahan Sawang, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun.

Hal itu disampaikan Edy SP, Komisaris Tridaya Group saat sosialisasi kepada masyarakat terdampak langsung serta nelayan yang berada disekitaran jety muat pasir darat.

“Komitmen kami, akan ada 10 beasiswa S1 setiap tahun untuk generasi muda, anak-anak warga di zona 1. Itu kita lakukan setiap tahun selama perusahaan kami berjalan,” ucap Edy SP, Sabtu (28/11/2025).

Selain beasiswa, program CSR juga akan menyasar pemberian pengobatan gratis tehadap penyakit ISPA bagi warga zona 1 yang terdampak, serta pengecekan kesehatan berkala gratis.

“Selain beasiswa, kami juga berkomitmen untuk melakukan pengobatan bagi masyarakat yang terkena penyakit ISPA jika terjadi. Dan pengecekan kesehatan berkala bagi warga sekitar area tambang dan jalan pengangkutan” ujarnya lagi.

Selain itu, untuk dampak kerusakan Rumah warga akibat getaran truck pengangkut pasir darat ke jety, Edy juga mengatakan jika pihaknya akan bertanggung jawab sesuai prosedur dan mekanisme yang telah disosialisasikan kepada warga.

“Untuk rumah yang rusak akibat getaran truck, kita akan lakukan pengecekan yang dilaksanakan oleh konsultan perencanaan kontruksi independen. Nanti, berapa biaya-nya, akan dihitung. Bisa saja kita beri dana tunai kepada pemilik rumah agar dilakukan perbaikan secara mandiri, atau, kita yang akan melakukan perbaikan,” terang Edy.

Tidak hanya itu saja, Tridaya Group berkomitmen memberikan bantuan langsung berupa sembako bagi warga terdampak, juga santunan kepada para imam, marbot serta pengurus masjid lain. Dana tersebut nantinya akan di alokasikan dari dana CSR perusahaan yang akan disalurkan setiap bulan setelah produksi berjalan.

Selain masyarakat terdampak dilokasi tambang, Para Nelayan yang melakukan aktivitas dilokasi jety yang akan dibangun juga mendapat perhatian serius pihak management.

Untuk saat ini, ada beberapa kelompok nelayan yang telah menyatakan dukungan bakal berjalannya tambang pasir darat ini. Terlebih kelompok nelayan yang berada di zona 1.

Dalam sosialisasi tanggal 25 November 2025 lalu, pihak management Tridaya group telah bertemu dengan 4 kelompok Nelayan yang berada di area bakal jety pengangkutan tambang.

Saat pertemuan, para nelayan mempertanyakan nasib mereka jika jety dibangun diwilayah tangkap udang mereka, serta arus pelayaran. Hal inipun ditanggapi serius dan memberikan solusi bagi masyarakat.

“Untuk pembangunan jety, kami berencana akan melakukan pembangunan jety sepanjang 100 meter dari titik pasang tertinggi yang menjorok ke laut. Agar kapal pengangkut dapat melakukan loading. Dalam pemantauan kami, pembangunan jety ini tidak berdampak bagi arus pelayaran. Namun berpengaruh langsung kepada nelayan udang dan ikan skala kecil. Oleh karena itu, kami tentunya akan memberikan bantuan langsung kepada kelompok yang benar-benar merupakan warga di zona satu. Bantuan tersebut bisa berupa uang tunai, ataupun dalam bentuk lain yang bermanfaat bagi nelayan” sebut Edy SP.

Meskipun beberapa masyarakat yang belum puas, namun mayoritas masyarakat terdampak di Zona satu lokasi tambang dan Jety mendukung rencana aktivitas penambangan pasir darat dilokasi mereka.

“Jika bermanfaat bagi warga, dan bisa menyerap tenaga kerja lokal, maka sejatinya warga mendukung. Sebab, mayoritas warga disekitar tambang yang berada di zona satu, bekerja serabutan, ada yang petani dan ada juga yang nelayan. Jika pihak perusahaan berkomitmen, maka kami tentunya mendukung,” ujar Rahim, Ketua RT O3, Kelurahan Sawang saat sosialisasi di kantor Tirdaya Group. (tlg)

spot_img
SARAN BERITA

Tridaya Group Siap Bangun SDM Warga di Lokasi Tambang Pasir Darat di Sawang

KARIMUN, kabarkarimun.co.id – Kehadiran PT Tridaya Setya Lestari Sejahtera di bawah naungan Tridaya Group di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau diharapkan mampu berkontribusi langsung di tengah masyarakat.

Perusahaan yang bergerak dibidang penambangan pasir darat itupun berkomitmen untuk menyalurkan beasiswa Strata Satu (S1) bagi anak-anak warga yang terdampak langsung di zona ring satu lokasi tambang yang berada di kelurahan Sawang, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun.

Hal itu disampaikan Edy SP, Komisaris Tridaya Group saat sosialisasi kepada masyarakat terdampak langsung serta nelayan yang berada disekitaran jety muat pasir darat.

“Komitmen kami, akan ada 10 beasiswa S1 setiap tahun untuk generasi muda, anak-anak warga di zona 1. Itu kita lakukan setiap tahun selama perusahaan kami berjalan,” ucap Edy SP, Sabtu (28/11/2025).

Selain beasiswa, program CSR juga akan menyasar pemberian pengobatan gratis tehadap penyakit ISPA bagi warga zona 1 yang terdampak, serta pengecekan kesehatan berkala gratis.

“Selain beasiswa, kami juga berkomitmen untuk melakukan pengobatan bagi masyarakat yang terkena penyakit ISPA jika terjadi. Dan pengecekan kesehatan berkala bagi warga sekitar area tambang dan jalan pengangkutan” ujarnya lagi.

Selain itu, untuk dampak kerusakan Rumah warga akibat getaran truck pengangkut pasir darat ke jety, Edy juga mengatakan jika pihaknya akan bertanggung jawab sesuai prosedur dan mekanisme yang telah disosialisasikan kepada warga.

“Untuk rumah yang rusak akibat getaran truck, kita akan lakukan pengecekan yang dilaksanakan oleh konsultan perencanaan kontruksi independen. Nanti, berapa biaya-nya, akan dihitung. Bisa saja kita beri dana tunai kepada pemilik rumah agar dilakukan perbaikan secara mandiri, atau, kita yang akan melakukan perbaikan,” terang Edy.

Tidak hanya itu saja, Tridaya Group berkomitmen memberikan bantuan langsung berupa sembako bagi warga terdampak, juga santunan kepada para imam, marbot serta pengurus masjid lain. Dana tersebut nantinya akan di alokasikan dari dana CSR perusahaan yang akan disalurkan setiap bulan setelah produksi berjalan.

Selain masyarakat terdampak dilokasi tambang, Para Nelayan yang melakukan aktivitas dilokasi jety yang akan dibangun juga mendapat perhatian serius pihak management.

Untuk saat ini, ada beberapa kelompok nelayan yang telah menyatakan dukungan bakal berjalannya tambang pasir darat ini. Terlebih kelompok nelayan yang berada di zona 1.

Dalam sosialisasi tanggal 25 November 2025 lalu, pihak management Tridaya group telah bertemu dengan 4 kelompok Nelayan yang berada di area bakal jety pengangkutan tambang.

Saat pertemuan, para nelayan mempertanyakan nasib mereka jika jety dibangun diwilayah tangkap udang mereka, serta arus pelayaran. Hal inipun ditanggapi serius dan memberikan solusi bagi masyarakat.

“Untuk pembangunan jety, kami berencana akan melakukan pembangunan jety sepanjang 100 meter dari titik pasang tertinggi yang menjorok ke laut. Agar kapal pengangkut dapat melakukan loading. Dalam pemantauan kami, pembangunan jety ini tidak berdampak bagi arus pelayaran. Namun berpengaruh langsung kepada nelayan udang dan ikan skala kecil. Oleh karena itu, kami tentunya akan memberikan bantuan langsung kepada kelompok yang benar-benar merupakan warga di zona satu. Bantuan tersebut bisa berupa uang tunai, ataupun dalam bentuk lain yang bermanfaat bagi nelayan” sebut Edy SP.

Meskipun beberapa masyarakat yang belum puas, namun mayoritas masyarakat terdampak di Zona satu lokasi tambang dan Jety mendukung rencana aktivitas penambangan pasir darat dilokasi mereka.

“Jika bermanfaat bagi warga, dan bisa menyerap tenaga kerja lokal, maka sejatinya warga mendukung. Sebab, mayoritas warga disekitar tambang yang berada di zona satu, bekerja serabutan, ada yang petani dan ada juga yang nelayan. Jika pihak perusahaan berkomitmen, maka kami tentunya mendukung,” ujar Rahim, Ketua RT O3, Kelurahan Sawang saat sosialisasi di kantor Tirdaya Group. (tlg)

SARAN BERITA