KUNDUR, kabarkarimun.co.id – Kerusakan ponton Bravo pelabuhan Tanjungbatu, hingga kini masih belum diperbaiki.
Hal ini dapat dipastikan, untuk aktivitas mudik lebaran, baik untuk keberangkatan maupun kedatangan hanya menggunakan satu ponton.
Kepala Wilayah Kerja (Kawilker) Pelabuhan Tanjungbatu Hariadi Utama mengakui, kondisi ponton Bravo masih mengalami kerusakan.
“Untuk sementara ponton ditutup hingga batas waktu tak ditentukan,” ujar Hariadi Utama yang ditemui usai rapat koordinasi angkutan lebaran bersama Uspika, Selasa (10/3/2026).
Ketidakpastian penggunaan ponton Bravo, diketahui Hariadi berdasarkan survei Dinas Perhubungan Karimun disebutkan, ponton bocor, tiang penyangga atap kropos, bolder sudah tidak ada, roll tresle tak berfungsi, dan tiang pagar ponton keropos.
Sementara terkait harga tiket kapal menjelang dan paska lebaran, Hariadi menegaskan tidak ada kenaikan.
“Untuk angkutan lebaran dipastikan tidak ada kenaikan harga tiket, dan ada penambahan trayek,” katanya.
Sementara Camat Kundur Nurdin Ikhsan mengaku prihatin dengan ditutupnya sementara ponton Bravo. Mengingat sebentar lagi akan ada peningkatan penumpang angkutan lebaran.
“Kami minta komunikasi berbagai pihak agar arus mudik lebaran aman, nyaman dan lancar,” tuturnya.
Kapolsek Kundur AKP Sarianto tekankan masalah Kamtibmas dan kelengkapan keselamatan kapal seperti life jacket, dan peralatan lainya. (mas)




