KARIMUN, kabarkarimun.co.id – Koperasi Petak Jaya Sejahtera (KPJS) menunjukkan kepedulian nyata terhadap anggotanya menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Koperasi yang mewadahi para supir lori ini membagikan paket sembako dan uang tunai di Gedung Satpol PP lama, Sabtu (14/3/2026).
Ketua KPJS, Zainal Abidin, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan apresiasi kepada 35 anggota yang telah setia mendukung kepengurusan selama dua tahun terakhir.

Ia menegaskan bahwa pembagian sembako ini akan menjadi agenda rutin tahunan.
Zainal Abidin memanfaatkan momen ini untuk menyuarakan aspirasi mendalam terkait keberlangsungan ekonomi para supir lori yang kian terjepit.
Ia menyoroti ketimpangan pembagian kapal yang sandar antara Pelabuhan Taman Bunga dan Pelabuhan Parit Rampak (Roro).
“Kami ini terdiri dari 35 anggota yang notabene adalah supir lori. Hidup kami sepenuhnya bergantung pada aktivitas bongkar muat barang dari kapal yang sandar di Pelabuhan Taman Bunga. Jika kapal sepi, dapur anggota kami pun ikut sepi,” ujar Zainal dengan nada prihatin.
Zainal mengungkapkan bahwa saat ini para supir lori seolah “menunggu keajaiban” karena hanya mendapatkan jatah satu kapal dalam sebulan.
Kondisi ini membuat ekonomi keluarga anggota koperasi menjadi sangat terbatas.
“Kami memohon kepada Pemerintah Kabupaten Karimun dan para pengusaha kapal, tolong beri kami keadilan. Pelabuhan Taman Bunga ini adalah pelabuhan pertama dan bersejarah di Karimun, jangan sampai dianaktirikan atau bahkan ditinggalkan karena semua kapal dilarikan ke Parit Rampak,” tegasnya.
Ia menambahkan, harapan para supir sangat sederhana: adanya pemerataan jadwal sandar.
“Kami hanya minta minimal ada 2 kapal yang sandar di sini dalam sebulan. Dengan begitu, jam kerja anggota bisa bertambah menjadi 15 hari. Itu sudah sangat membantu meningkatkan ekonomi keluarga kami,” lanjut Zainal.
Di sisi lain, Pembina KPJS, Didik Hariyanto, S.H, memberikan apresiasi atas niat tulus pengurus yang tetap berbagi meski dalam kondisi keuangan yang terbatas. Arahan beliau fokus pada aspek ketertiban dan keselamatan kerja.
“Saya meminta seluruh anggota untuk selalu menjaga kondusifitas situasi di lapangan. Jangan mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak jelas dan tetaplah bekerja sesuai aturan yang berlaku,” ujar Didik Hariyanto.
Ia juga mengingatkan para supir lori agar tetap menjadi pelopor keselamatan di jalan raya, terutama saat sedang melakukan pengangkutan barang dari pelabuhan.
“Dalam bekerja, keselamatan adalah yang utama. Pastikan tertib berlalu lintas demi keamanan diri sendiri dan orang lain. Kami juga selalu terbuka menerima kritik serta saran dari seluruh anggota demi kemajuan KPJS ke depan,” pungkasnya. (*/RC)




