KARIMUN, kabarkarimun.co.id – Kebocoran pipa transmisi milik Perumda Tirta Mulia Karimun diketahui terjadi di tiga lokasi berbeda, Minggu (19/7/2026) sore.
Masing-masing berada di Sungai Raya yang diduga terdampak aktivitas proyek pembangunan jembatan, serta dua titik lainnya di kawasan Paya Rengas, Kecamatan Meral.
Akibat kebocoran tersebut, distribusi air bersih berdampak di sejumlah pelanggan di wilayah Kecamatan Meral.
Direktur Utama Perumda Tirta Mulia Karimun, Ferry Kurniawan mengaku baru mengetahui terjadinya kebocoran transmisi ditiga titik tersebut setelah mendapat laporan masyarakat.
Tidak mau tinggal diam, Ferry meminta teknisi segera mengatasi kebocoran tersebut. Meskipun perbaiki harus dilakukan hingga malam hari.
“Kami langsung turun ke lokasi, dan meminta teknisi segera lakukan perbaikan malam ini juga. Kami tidak ingin kehilangan air terus terjadi dalam jumlah besar,” ujar Ferry.
Adapun titik kebocoran berada pada jalur pipa transmisi utama berdiameter 14 inci. Perbaikan dilakukan secara bersamaan agar pekerjaan lebih efektif dan tidak mengganggu operasional jaringan secara berulang.
“Ketiga titik berada pada jalur pipa yang sama, sehingga perbaikan dilakukan secara stimultan. Langkah ini juga untuk mengurangi frekuensi mati-hidup pompa yang dapat memengaruhi stabilitas tekanan air di jaringan distribusi,” jelasnya.
Perumda Tirta Mulia Karimun memperkirakan proses perbaikan akan berlangsung selama 1×24 jam. Hingga berita diturunkan, perbaikan pipa transmisi masih berlangsung.
Selama pekerjaan berlangsung, distribusi air bersih di sejumlah wilayah Kecamatan Meral dipastikan mengalami gangguan.
Adapun wilayah terdampak meliputi Kelurahan Parit Benut, Sei Raya, Sei Pasir, Meral Kota, Baran dan sekitarnya, serta kawasan Kolong.
Manajemen Perumda Tirta Mulia Karimun menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan.
“Seluruh tim teknis saat ini dikerahkan untuk menyelesaikan perbaikan secepat mungkin agar distribusi air bersih dapat kembali normal sesuai estimasi waktu yang telah ditetapkan,” tutup Ferry. (ifa)




