KARIMUN, kabarkarimun.co.id – Dua dokter di RS Muhammad Sani bersaing menduduki kursi Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Karimun.
Kedua dokter yakni Chairani Ritonga dan Maulina berhasil lolos seleksi administrasi, dan mengikuti test wawancara pada 8 Juli 2025.
Sekretaris PMI Karimun, Dedy Herwahyudi menyebutkan, sebenarnya ada empat peserta yang lolos seleksi administrasi. Namun dua peserta mengundurkan diri.
“Jadi, hanya dr Chairani dan dr Maulina yang melanjutkan test wawancara. Dan kami menanyakan komitmen calon kepala UDD jika terpilih nantinya,” ujarnya.
Terpisah, dr Chairani Ritonga mengungkapkan bahwa motivasi dirinya mengikuti seleksi adalah untuk menambah ilmu, memperluas relasi, dan membangun PMI menjadi lebih baik.
Sedangkan dr. Maulina menjelaskan bahwa PMI Karimun sudah sangat baik dalam memenuhi kebutuhan darah masyarakat.
Baik Chairani maupun Maulina sepakat bahwa masih ada tantangan dalam menyikapi kebutuhan, dan pengeluaran darah di Kabupaten Karimun. Terutama dalam situasi darurat di pulau-pulau.
“Untuk memutuskan siapa calon Kepala UDD yang baru, akan kami diumumkan pada Jumat besok,” jelas Dedy.
Dengan proses seleksi yang transparan dan profesional, PMI Karimun berharap dapat menemukan pemimpin yang tepat untuk UDD.
Sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan memenuhi kebutuhan darah masyarakat Kabupaten Karimun. (ifa)




