KUNDUR, kabarkarimun.co.id – Musim kemarau yang terjadi saat ini menyebabkan debit air waduk Tempan Desa Lubuk, Kecamatan Kundur, terus menyusut.
Diperkirakan, estimasi air waduk Tempan hanya mampu bertahan untuk distribusi tiga bulan ke depan.
Manager Perumda Tirta Mulia Karimun Unit Tanjungbatu Kundur, Arman mengatakan, untuk mengelola air bersih di Kundur ada empat waduk tadah hujan.
Sedangkan yang digunakan hanya satu waduk (Tenpan, red) untuk mensuplai air bersih ke pelanggan sebanyak 812 sambungan rumah (SR).
“Penyusutan air diperkirakan sekitar 30 persen, dan masih bisa mensuplai air bersih ke pelanggan,” terang Armand, Sabtu (4/4/2026).
Waduk Tempan memiliki luas 2,27 hektare. Mengingat kondisi cuaca panas terik, maka pihak manajemen Perumda Tirta Mulia Unit Kundur menambah jam operasional yang sebelumnya 10 jam menjadi 14 jam.
“Operasional air bersih mulai pukul 06.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB,” paparnya. (mas)




