KARIMUN, kabarkarimun.co.id – Rocky M. Bawole resmi menakhodai PBVSI Kabupaten Karimun periode 2026-2030.
Pelantikan sekaligus pengukuhan Pengurus PBVSI Kabupaten Karimun dipandu Sekretaris Umum Pengprov PBVSI Kepri Amri SE, Minggu (23/5/2026) di Gedung Nasional Tanjungbalai Karimun.
Rocky mengaku berani mengambil amanah memimpin PBVSI karena terpanggil untuk memajukan olaharaga bola voli di Bumi Berazam.
Baginya, olahraga bola voli sudah digandrungi sejak masih duduk di bangku sekolah. Bahkan orangtuanya juga pernah menjadi atlet bola voli.
“Saya memang mencintai bola voli. Apalagi ibu saya dulunya adalah pemain daerah. Sekarang, giliran saya memajukan dunia bola voli di Kabupaten Karimun,” ujar Rocky dalam sambutannya.

Pria yang kini menjabat Wakil Bupati Karimun ini menyatakan, fokus utama kepengurusannya adalah pembinaan atlet usia dini, peningkatan kualitas pelatih, serta penguatan kompetisi voli di tingkat kabupaten.
“Target kita bukan hanya juara di tingkat kabupaten, tapi juga melahirkan atlet yang bisa berlaga di level provinsi dan nasional,” ujarnya.
Terdekat, Rocky berjanji akan meyiapkan bonus bagi pemain yang berhasil menjuarai POPDA Kepri yang berlangsung Juli mendatang.
“Sebagai tuan rumah POPDA Kepri X, kita targetkan juara. Dan ada bonus bagi pemain yang kita siapkan,” janji Rocky.
Sementara Sekretaris Umum PBVSI Kepri, Amri yang membacakan amanat Ketua Umum Pengprov PBVSI Kepri Ririn Warsiti mengingatkan, pelantikan bukan sekadar seremoni.
Tetapi awal dari tanggung jawab besar untuk membawa harapan baru bagi perkembangan olahraga voli di Karimun.
“Olahraga bukan hanya soal pertandingan dan medali, tetapi juga menjadi alat pemersatu, ruang pembinaan karakter, kedisiplinan, kerja keras, dan semangat pantang menyerah,” pesan Ririn.
Ia berharap kepengurusan baru mampu menghadirkan program pembinaan yang nyata, menghidupkan aktivitas di sekretariat, serta rutin menggelar turnamen sebagai wadah pencarian bibit atlet potensial.
Ririn juga mendorong PBVSI Karimun membangun kolaborasi dengan pemerintah, sekolah, klub, dunia usaha, dan masyarakat demi kemajuan olahraga bola voli di daerah.
“Jangan takut membuat terobosan dan bermimpi besar. Hindari perpecahan dan utamakan kepentingan atlet serta organisasi. Kami berharap suatu hari nanti putra-putri Karimun mampu mengharumkan nama daerah hingga tingkat nasional bahkan internasional,” tutupnya. (ifa)




