BerandaKARIMUNLansia Sebatang Kara Ditemukan...

Lansia Sebatang Kara Ditemukan Tergeletak Tak Bernyawa di Pondok Kebun Pisang Jelutung

spot_img

KARIMUN, kabarkarimun.co.id – Warga RT.02 RW.02 Kelurahan Darussalam, Kecamatan Meral Barat berinisial T (70 tahun) ditemukan tergeletak tak bernyawa di pondok kebun pisang Jelutung, Rabu (05/04/2023).

Semasa hidup, lansia tersebut dikabarkan hidup sendirian, dan sering sakit-sakitan. Warga berinisial U (35 tahun) adalah yang pertama kali menemukan mayat lansia tersebut.

Kapolsek Meral AKP. Brasta Pratama mengatakan, kronologis kejadian bermula saat saksi berinisial U hendak menjenguk korban yang dikabarkan sedang sakit.

“Saksi U ingin menjenguk korban setelah mendapat kabar dari temannya kalau korban sedang sakit. Sesampainya di rumah korban, saksi U masuk ke dalam rumah korban yang pintunya tidak terkunci. Kemudian mendapati korban dalam keadaan terlentang tanpa busana hanya menggunakan selimut. Saksi mencoba membangunkan korban dengan menggoyang-goyangkan badannya, namun korban tidak bergerak,” ungkapnya.

Saksi U lalu memberitahukan ke ketua RT.02 RW.01 Kelurahan Darussalam, berinisial M (48 tahun), dan langsung menghubungi pihak kepolisian setempat.

“Menurut tetangga korban berinisial S,
korban memang hidup sebatang kara di pondok kebun pisang tersebut. Saat sakit-sakitan, dan seringkali meminta suaminya untuk mengantarkan berobat ke puskesmas,” terangnya.

Korban aslinya adalah warga Desa Cipawon, Kecamatan Bukateja berdasarkan surat jalan yang dibawanya ke Kab.Karimun. Saat tiba di Karimun, korban menumpang tinggal di pondok kebun pisang milik warga setempat berinisial DS.

“Mayat korban langsung dibawa petugas ke RSUD Muhammad Sani untuk dilakukan visum et repertum,” tutupnya. (nku)

spot_img
SARAN BERITA

Lansia Sebatang Kara Ditemukan Tergeletak Tak Bernyawa di Pondok Kebun Pisang Jelutung

KARIMUN, kabarkarimun.co.id – Warga RT.02 RW.02 Kelurahan Darussalam, Kecamatan Meral Barat berinisial T (70 tahun) ditemukan tergeletak tak bernyawa di pondok kebun pisang Jelutung, Rabu (05/04/2023).

Semasa hidup, lansia tersebut dikabarkan hidup sendirian, dan sering sakit-sakitan. Warga berinisial U (35 tahun) adalah yang pertama kali menemukan mayat lansia tersebut.

Kapolsek Meral AKP. Brasta Pratama mengatakan, kronologis kejadian bermula saat saksi berinisial U hendak menjenguk korban yang dikabarkan sedang sakit.

“Saksi U ingin menjenguk korban setelah mendapat kabar dari temannya kalau korban sedang sakit. Sesampainya di rumah korban, saksi U masuk ke dalam rumah korban yang pintunya tidak terkunci. Kemudian mendapati korban dalam keadaan terlentang tanpa busana hanya menggunakan selimut. Saksi mencoba membangunkan korban dengan menggoyang-goyangkan badannya, namun korban tidak bergerak,” ungkapnya.

Saksi U lalu memberitahukan ke ketua RT.02 RW.01 Kelurahan Darussalam, berinisial M (48 tahun), dan langsung menghubungi pihak kepolisian setempat.

“Menurut tetangga korban berinisial S,
korban memang hidup sebatang kara di pondok kebun pisang tersebut. Saat sakit-sakitan, dan seringkali meminta suaminya untuk mengantarkan berobat ke puskesmas,” terangnya.

Korban aslinya adalah warga Desa Cipawon, Kecamatan Bukateja berdasarkan surat jalan yang dibawanya ke Kab.Karimun. Saat tiba di Karimun, korban menumpang tinggal di pondok kebun pisang milik warga setempat berinisial DS.

“Mayat korban langsung dibawa petugas ke RSUD Muhammad Sani untuk dilakukan visum et repertum,” tutupnya. (nku)

SARAN BERITA