KARIMUN kabarkarimun.co.id – Masjid Al-Ubudiyah, Kelurahan Wonosari kembali ikut meriahkan lomba pawai kendaraan hias malam takbiran 2023 tingkat Kabupaten Karimun.
Langganan juara kendaraan hias malam takbiran ini pun, siap mempertahankan gelar yang diraih tahun 2019.
Pengurus Pemuda Wonosari Ahmad Sahabuddin mengatakan, pemuda Wonosari maupun Masjid Al-Ubudiyah memang sedari dulu setiap tahun ikut berpartisipasi dalam pawai kendaraan hias malam takbiran.
“Ahamdulillah, kami selalu beberapa kali mendapatkan juara. Dimulai tahun 2016 juara 1, tahun 2017 harapan 1, tahun 2018 juara 2, dan tahun 2019 juara 1 lagi,” ucap Ahmad Sahabuddin, Minggu (9/4/2023).
Terkait persiapan, Ahmad Sahbuddin mengatakan, untuk tahun ini peserta Masjid Al-Ubudiyah akan mengikuti sesuai arahan panitia pelaksana.
“Karena pawai dilaksanakan malam hari, tentunya kami utamakan kreativitas terhadap hiasan lampu kendaraan nantinya. Terutama pada miniatur di kendaraan hias kami,” ungkapnya.
Selain itu, beberapa kriteria yang jadi perhatiannya adalah pembawa takbir, tema takbir, serta keserasian, kekompakan dan keseragaman tetap harus mengedepankan desain masjid sebagai unsur Islami.
“Dalam pengerjaannya kendaraan hias, seluruh element masyarakat Wonosari ikut terlibat di dalamnya. Semuanya ikut menyumbang tenaga, materi serta ide,” jelasnya.
Lomba Festival Kendaraan Hias Malam Takbir Idul Fitri tahun 2023, kembali diselenggarakan Pemkab Karimun setelah beberapa tahun belakangan tidak dilaksanakan lantaran pandemi Covid 19.
Sekretariat Daerah Kabupaten Karimun menyiapkan total hadiah uang tunai sebesar Rp40 juta untuk 6 pemenang.
Untuk peserta terbaik pertama akan mendapatkan hadiah uang tunai Rp9 juta, terbaik kedua Rp8 juta, terbaik ketiga Rp7 juta.
Untuk terbaik harapan pertama mendapatkan Rp6 juta, harapan kedua Rp5,5 juta, dan harapan ketiga Rp4,5 juta.
Untuk rute pelaksanaannya akan dimulai di gedung KECC Coastal Area melewati JL.Trikora, belok ke JL.Nusantara, dan terus menuju JL.A.Yani Meral.
Kemudian dari JL.A.Yani menuju TMK lanjut ke Sungai Raya, Parit Benut, dan Simpang Mutiara selanjutnya berbelok ke arah Simpang Jelutung, menuju GOR, Seibati, dan Tebing terus ke Seiayam, Lubuk Semut dan Teluk Air berbelok menuju Tugu MTQ serta finish di Panggung Sri Kemuning Coastal Area. (nku)




