KARIMUN, kabarkarimun.co.id – Atlet cabor renang peraih medali emas Perpanas Papua 2021 asal Karimun, Kepri Andri Martiyas masih menagih
bonus yang pernah dijanjikan Gubernur Kepri Ansar Ahmad.
“Pak Ansar pernah berjanji saat pelepasan atlet untuk mengikuti Peparnas Papua tanggal 2 November 2021. Waktu itu, Pak Ansar Ahmad menyampaikan, pergi berprestasi, bonus menanti,” ungkap Andri Martiyas mengenang, Kakis (25/5/2023).
Motivasi Ansar membuat Andri Martiyas terlecut. Alhasil, cabor renang yang diikutinya pun dimenangkannya dengan merebut medali emas.
“Sungguh sayang, hampir 1,5 tahun menanti, bonus bagi atlet peraih medali emas belum kunjung diberikan oleh Gubernur Ansar Ahmad,” keluh Andri.
Pernah tatkala Gubernur Ansar berkunjung ke Karimun, Andri menyempatkan diri bertemu orang nomor satu di Kepulauan Riau tersebut di rumah dinas Bupati Karimun. Namun Ansar Ahmad tidak menyinggung terkait bonus di Peparnas Papua 2021.
“Waktu saya berada di rumah dinas Bupati Karimun, saya sempat bertemu dengan Pak Ansar Ahmad. Saya sempat bersalaman dengan beliau, cuma beliau tidak membahas terkait bonus yang pernah ia sebutkan sebelum kami berangkat ke Papua,” jelasnya.
Andri mengaku, ia sempat mempertanyakan bonus tersebut ke KONI Provinsi Kepri, dan Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kepri, namun alasan bonus belum dapat dicairkan karena tak ada dana.
“Saya sempat mempertanyakan kepada staff dari Dispora Provinsi Kepri yang ikut Peparnas ke Papua tahun 2021 lalu, cuma jawabannya bonus belum bisa dicairkan lantaran dananya belum ada,” imbuhnya.
Andi Martiyas merupakan atlet difabel cabang renang yang berhasil meraih medali emas dalam Peparnas Papua 2021 mewakili Provinsi Kepri. Ia bahkan mampu mengalahlan 9 atlrt asal provinsi lainnya se-Indonesia dalam ajang Peparnas tersebut. (nku)




