KARIMUN, kabarkarimun.co.id – Remaja putri asal Kecamatan Moro, Kabupaten Karimun, Astuti berhasil lolos mewakili kampung halamannya untuk mengikuti kegiatan Sekolah Duta Maritim Indonesia Tahun 2023 di Jakarta yang akan berlangsung tanggal 11 hingga 17 Agustus 2023 mendatang.
Astuti yang merupakan Mahasiswi Fakultas Manajemen di Universitas Maritim Raja Ali Haji ini berhasil masuk dalam 100 daftar peserta yang dinyatakan lolos seleksi dari total 651 pendaftar se Indonesia setelah melalui tes administrasi, interview, dan video konten yang bertemakan potensi kemaritiman.
“Dalam kegiatan itu nantinya akan dipilih Duta Maritim Indonesia oleh Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia (ASPEKSINDO) yang merupakan organisasi kemitraan antar pemerintah daerah dan pesisir serta sebagai penghubung ke pemerintah pusat dalam hal untuk mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia,” ucap Astuti kepada tim kabarkarimun.co id, Kamis (10/08/2023).
Ia melanjutkan, Program Sekolah Duta Maritim Indonesia (SDMI) merupakan wadah menyalurkan aspirasi masyarakat dalam hal isu-isu strategis dan kemaritiman.
“Kabupaten Karimun memiliki potensi kemaritiman yakni wisata bahari serta penghasil rumput laut. Kulinernya juga melambangkan kemaritiman karena memanfaatkan hasil laut seperti kerupuk ikan, otak-otak, dan lainnya,” tambahnya.
Hal tersebut menjadi fokus Astuti untuk mempromosikan Kabupaten Karimun sebagai daerah maritim yang patut diperhitungkan di kancah nasional bahkan internasional.
“Saya akan fokus mempromosikan potensi kemaritiman Karimun di media sosial melalui poster dan konten video. Selain itu saya juga akan mensosialisasikan kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan keasrian area kaut kita,” tuturnya.
Suatu kebanggaan yang besar bagi Astuti mewakili Provinsi Kepri untuk mengikuti kegiatan SDMI. Ia juga mengugkapkan rasa terimakasihnya kepada pihak kampus, pemerintah daerah, serta masyarakat atas dukungan moril dan materil yang ia dapatkan.
“Dengan kegiatan ini saya berharap nantinya dapat berbagi pengalaman kepada teman-teman mahasiswa lainnya dan saya juga optimis bisa menjadi role model bagi pemuda-pemudi di Kepri khususnya Kabupaten Karimun bagaimana memfokuskan kepedulian terhadap isu-isu strategis dan potensi kemaritiman yang ada di Karimun,” tutupnya. (nku)




