BerandaKARIMUNPenemuan Mayat di Pantai...

Penemuan Mayat di Pantai Pongkar, Sebab Kematian Diduga Riwayat Penyakit Asma

spot_img

KARIMUN, kabarkarimun.co.id – AW (inisial) pria 60 tahun, warga Kelurahan Darussalam, Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun ditemukan tak bernyawa dengan posisi telungkup di pinggiran bibir Pantai Pongkar, Desa Pongkar, Kecamatan Tebing, Rabu (16/08/2023).

Kapolsek Tebing AKP. M.Djaiz menjelaskan, jenazah AW ditemukan sekitar pukul 16.00 WIB oleh salah seorang warga Desa Pongkar.

“Korban Saat itu sedang berjalan ke pinggir pantai untuk menjaring udang. Namun tiba-tiba terjatuh dengan posisi telungkup. Ketika dicek, ternyata korban sudah tidak bergerak lagi,” ungkapnya.

Korban merupakan mantan karyawan PT Karimun Granit yang setiap harinya menjaring udang di sekitaran Pantai Pongkar tersebut.

“Korban ke Pantai Pongkar menggunakan sepeda motor setiap harinya. Dari keterangan diketahui korban memiliki riwayat penyakit asma sedari kecil, dan rutin mengkonsumsi obat asma,” jelasnya.

Mayat korban kemudian dibawa ke RSUD Muhammad Sani untuk di visum At Revertum oleh pihak rumah sakit.

“Hasil visum menyebutkan ditemukan luka lecet di dahi, kebiruan di jari tangan dan kaki serta tidak ditemukan tanda adanya tindakan kekerasan,” tutupnya. (nku)

spot_img
SARAN BERITA

Penemuan Mayat di Pantai Pongkar, Sebab Kematian Diduga Riwayat Penyakit Asma

KARIMUN, kabarkarimun.co.id – AW (inisial) pria 60 tahun, warga Kelurahan Darussalam, Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun ditemukan tak bernyawa dengan posisi telungkup di pinggiran bibir Pantai Pongkar, Desa Pongkar, Kecamatan Tebing, Rabu (16/08/2023).

Kapolsek Tebing AKP. M.Djaiz menjelaskan, jenazah AW ditemukan sekitar pukul 16.00 WIB oleh salah seorang warga Desa Pongkar.

“Korban Saat itu sedang berjalan ke pinggir pantai untuk menjaring udang. Namun tiba-tiba terjatuh dengan posisi telungkup. Ketika dicek, ternyata korban sudah tidak bergerak lagi,” ungkapnya.

Korban merupakan mantan karyawan PT Karimun Granit yang setiap harinya menjaring udang di sekitaran Pantai Pongkar tersebut.

“Korban ke Pantai Pongkar menggunakan sepeda motor setiap harinya. Dari keterangan diketahui korban memiliki riwayat penyakit asma sedari kecil, dan rutin mengkonsumsi obat asma,” jelasnya.

Mayat korban kemudian dibawa ke RSUD Muhammad Sani untuk di visum At Revertum oleh pihak rumah sakit.

“Hasil visum menyebutkan ditemukan luka lecet di dahi, kebiruan di jari tangan dan kaki serta tidak ditemukan tanda adanya tindakan kekerasan,” tutupnya. (nku)

SARAN BERITA