KARIMUN, kabarkarimun.co.id – Diskop Usaha Mikro, Perdagangan, dan ESDM Kabupaten Karimun gencar melakukan pemantauan penggunaan gas elpiji 3 Kg.
Selain untuk mencukupi kebutuhan masyarakat, pembelian gas elpiji 3 Kg pun harus menunjukkan KTP.
“Kita terus gencar dan fokus pantau pendistribusian elpiji ke masyarakat lewat agen dan pangkalan. Masyarakat hanya boleh membeli satu tabung gas isi ulang saja, dan harus menunjukkan KTP sehingga mencegah panik buying,” ungkap Kepala Dinaskop Usaha Mikro, Perdagangan Dan ESDM Kabupaten Karimun Basori, Sabtu (26/08/2023).
Selain itu, Basori juga sudah menyurati SPBE di Karimun untuk tetap mendistribusikan gas Elpiji 3 Kg pada saat tanggal merah termasuk hari Minggu.
“Intinya kita akan berusaha semaksimal mungkin mencegah agar tidak terjadi kelangkaan. Kita juga meminta pihak pangkalan, dan agen untuk terus melaporkan stok gas yang masuk serta dijual ke masyarakat untuk dilakukan control agar penyebarannya merata,” tuturnya.
Pihak pangkalan dan agen juga ditegaskan untuk memberikan informasi pasti kepada masyarakat kapan gas elpiji 3 Kg masuk saat stok di tempat mereka habis.
“Jika ada masyarakat yang kesulitan untuk membeli gas elpiji 3 Kg karena stok kosong, dapat memberitahukan kepada pangkalan terdekat agar dapat diinformasikan ke kami. Dan sesegera mungkin kami distribusikan gas elpiji ke agen tersebut,” tutupnya. (nku)




