KARIMUN, kabarkarimun.co.id – Ketua Laskar Melayu Bersatu (LMB) Kab.Karimun Datok Panglima Muda Zulfikar bersama anggota kunjungi masyarakat Rempang, Kota Batam, Jum’at (23/09/2023) lalu.
Dalam kunjungan tersebut, LMB Kab.Karimun juga membagikan 400 paket sembako kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama saudara sebangsa Melayu di Rempang pasca penolakan relokasi yang berkunjung aksi demonstrasi besar-besaran.
“Kami turun langsung ke 3 kampung di Rempang yakni Pasir Panjang, Sembulang, dan Sembulang Laut untuk membagikan 400 paket sembako sebagai bentuk kepedulian dan perhatian kami kepada saudara-saudara sebangsa Melayu yang ada di Rempang,” ujar Zulfikar.
Di sela-sela kunjungannya, Zulfikar menyempatkan berdialog dengan masyarakat di 3 kampung tersebut pasca aksi demonstrasi besar-besaran penolakan relokasi.
“Masyarakat di 3 kampung tua Rempang saat ini kondisi psikologinya sangat mengkhawatirkan. Mereka tidak mau meninggalkan rumah karena takut tiba-tiba rumahnya digusur,” ucapnya.
Mantan anggota DPRD Karimun ini menambahkan, sejumlah besar masyarakat yang ada di beberapa kampung tua Rempang, hingga saat ini sangat tidak setuju dengan rencana relokasi. Mengingat kampung tersebut sudah mereka tempati dari generasi ke generasi.
“Kami minta pemerintah bersikap bijak. Kasihan masyarakat kita di Rempang saat ini dilanda ketakutan, kebimbangan, dan kekhawatiran akibat rencana relokasi ini. Mereka hingga tidak bisa melakukan aktivitas dengan tenang,” tambahnya.
Ia juga meminta pemerintah menarik aparat yang saat ini berada di Rempang karena dapat semakin menimbulkan ketakutan, dan kekhawatiran masyarakat.
“Banyaknya petugas aparat penegak hukum yang ada di sana juga semakin membuat masyarakat tambah khawatir. Jika kondisi ini terus dibiarkan mereka semakin takut meninggalkan rumah bahkan untuk bekerja. Akibatnya masyarakat akan dilanda kelaparan,” tutupnya. (nku)




