KARIMUN, kabarkarimun.co.id – Nelayan asal Kecamatan Moro berinisial A (64 tahun), dikabarkan menghilang saat menjaring ikan di perairan Rukau, Desa Durai, Jumat (29/10/2023) sekira pukul 09.00 WIB.
Dua hari menghilang, akhirnya jasad korban ditemukan dalam keadaan terapung di Perairan Pulau Perasi Kecil, Kecamatan Moro, Minggu (29/10/2023).
Kapolsek Moro AKP. Rizal Rahim yang juga ikut dalam pencarian korban mengatakan, berdasarkan keterengan saksi, korban A sebelumnya pergi menjaring ikan pada Jum’at, 29 Oktober 2023 ke perairan Rukau Desa Durai sekira pukul 09.00 WIB.
“Pada pukul 10.00 WIB di hari yang sama, korban A sempat menelepon anaknya untuk memgabarkan bahwa kapal pompong yang ia naiki mengalami kebocoran di lokasi perairan Rukau,” ucap Rizal.
Satu jam kemudian, pihak keluarga menyusul. Namun ponsel korban sudah tidak dapat dihubungi.
Pihak keluarga berusaha mencari keberadaan korban, namun hingga pukul 17.00 WIB, hanya ditemukan jaring ikan milik korban di sekitar perairan.
“Selanjutnya dari pihak Polsek Moro bersama Tim SAR, dan masyarakat bersama-sama mencari keberadaan korban. Hingga pada Minggu tanggal 29 Oktober 2023 sekitar pukul 09.00 WIB, korban ditemukan terapung dalam keadaan tak bernyawa lagi di Perairan Pulau Perasi Kecil, Moro,” sebutnya.
Jenazah korban selanjutnya dibawa oleh tim penyelamat ke rumah duka untuk selanjutnya dilakukan proses pemakaman oleh pihak keluarga korban. (nku)




