BerandaKARIMUNHari Ini Mesin PLTU...

Hari Ini Mesin PLTU Unit -2 Tanjung Balai Overhoul, Budiman: Kita Upayakan Tak Ada Pemadaman

spot_img

KARIMUN, kabarkarimun.co.id – Mulai hari ini Senin (6/11/2023), mesin Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Unit -2 Tanjung Balai Karimun dilakukan pemeliharaan (overhoul) selama kurang lebih 40 hari atau hingga 15 Desember mendatang.

Manager PLN ULP Tanjungbalai Karimun Budimansyah mengatakan, selama pemeliharaan secara otomatis daya listrik yang dihasilkan oleh PLTU Tanjung Balai Karimun berkurang dengan estimasi 1 MW.

“Tapi kita usahakan tidak ada pemadaman bergilir. Sebaliknya sudah kita infokan kepada pelanggan besar, seperti hotel maupun swalayan agar untuk sementara gunakan genset saat beban puncak,” terangnya.

Untuk antisipasi saat beban puncak nanti yang mencapai 31 MW hingga 32 MW, maka pihaknya akan mengoperasikan mesin PLTD Bukit Carok yang berkapasitas 5 MW.

Sambil, menunggu proses instalasi jaringan untuk 10 unit mesin tambahan yang direncanakan akhir bulan November beroperasi dengan menghasilkan daya 8 MW.

“Kita gesa, agar segera cepat selesai pemasangan instalasi jaringan untuk 10 unit mesin tambahan. Memang, semua perlu proses dengan cermat untuk jaringan. Agar, saat beroperasi tidak ada gangguan nantinya,” ungkapnya. (nku)

spot_img
SARAN BERITA

Hari Ini Mesin PLTU Unit -2 Tanjung Balai Overhoul, Budiman: Kita Upayakan Tak Ada Pemadaman

KARIMUN, kabarkarimun.co.id – Mulai hari ini Senin (6/11/2023), mesin Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Unit -2 Tanjung Balai Karimun dilakukan pemeliharaan (overhoul) selama kurang lebih 40 hari atau hingga 15 Desember mendatang.

Manager PLN ULP Tanjungbalai Karimun Budimansyah mengatakan, selama pemeliharaan secara otomatis daya listrik yang dihasilkan oleh PLTU Tanjung Balai Karimun berkurang dengan estimasi 1 MW.

“Tapi kita usahakan tidak ada pemadaman bergilir. Sebaliknya sudah kita infokan kepada pelanggan besar, seperti hotel maupun swalayan agar untuk sementara gunakan genset saat beban puncak,” terangnya.

Untuk antisipasi saat beban puncak nanti yang mencapai 31 MW hingga 32 MW, maka pihaknya akan mengoperasikan mesin PLTD Bukit Carok yang berkapasitas 5 MW.

Sambil, menunggu proses instalasi jaringan untuk 10 unit mesin tambahan yang direncanakan akhir bulan November beroperasi dengan menghasilkan daya 8 MW.

“Kita gesa, agar segera cepat selesai pemasangan instalasi jaringan untuk 10 unit mesin tambahan. Memang, semua perlu proses dengan cermat untuk jaringan. Agar, saat beroperasi tidak ada gangguan nantinya,” ungkapnya. (nku)

SARAN BERITA