BerandaKARIMUNAkibat Anggaran Tak Cair,...

Akibat Anggaran Tak Cair, Traffic Light di Karimun Amburadul

spot_img

KARIMUN, kabarkarimun.co.id – Hampir sepekan, traffic light di Pulau Karimun tidak berfungsi. Di antaranya, Simpang Sei Lakam, Simpang Gereja HKBP Kavling, dan di RSUD Muhammad Sani.

Tidak berfungsinya traffic light, membuat arus lalulintas amburadul. Informasi yang diterima, jika kerusakan traffic light disebabkan anggaran pemeliharaan belum cair.

Belum cairnya anggaran ini diakui Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karimun, Afrian.

“Tim akan mengecek, dan menghitung biaya perbaikannya. Kalau anggarannya sudah turun, segera kami perbaiki,” jawab Afrian singkat saat dihubungi, Rabu (27/12/2023).

Terkait kapan kepastian perbaikan traffic light dilakukan, Afrian mengaku belum bisa memastikan.

“Untuk pencairan, kami harus melakukan pengajuan,” ucapnya.

Sementara pantauan di lapangan, matinya traffic light membuat arus lintas amburadul. Jika dibiarkan berlarut, dikhawatirkan bisa menyebabkan kecelakaan.

“Bahaya Pak, hampir terjadi kecelakaan di simpang Sei Lakam lantaran trafic lightnya tidak berfungsi,” keluh pemotor bernama Azril.

Azril menambahkan, lalu lintas yang semakin padat di sepanjang jalan raya pulau Karimun tentu akan membahayakan pengguna jalan seandainya traffic light tidak berfungsi.

“Ini saya lihat sudah berhari-hari pak rusaknya. Di simpang Sei Lakam, Simpang Gereja HKBP, da di Simpang empat depan RSUD Muhammad Sani,” katanya. (nku)

spot_img
SARAN BERITA

Akibat Anggaran Tak Cair, Traffic Light di Karimun Amburadul

KARIMUN, kabarkarimun.co.id – Hampir sepekan, traffic light di Pulau Karimun tidak berfungsi. Di antaranya, Simpang Sei Lakam, Simpang Gereja HKBP Kavling, dan di RSUD Muhammad Sani.

Tidak berfungsinya traffic light, membuat arus lalulintas amburadul. Informasi yang diterima, jika kerusakan traffic light disebabkan anggaran pemeliharaan belum cair.

Belum cairnya anggaran ini diakui Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karimun, Afrian.

“Tim akan mengecek, dan menghitung biaya perbaikannya. Kalau anggarannya sudah turun, segera kami perbaiki,” jawab Afrian singkat saat dihubungi, Rabu (27/12/2023).

Terkait kapan kepastian perbaikan traffic light dilakukan, Afrian mengaku belum bisa memastikan.

“Untuk pencairan, kami harus melakukan pengajuan,” ucapnya.

Sementara pantauan di lapangan, matinya traffic light membuat arus lintas amburadul. Jika dibiarkan berlarut, dikhawatirkan bisa menyebabkan kecelakaan.

“Bahaya Pak, hampir terjadi kecelakaan di simpang Sei Lakam lantaran trafic lightnya tidak berfungsi,” keluh pemotor bernama Azril.

Azril menambahkan, lalu lintas yang semakin padat di sepanjang jalan raya pulau Karimun tentu akan membahayakan pengguna jalan seandainya traffic light tidak berfungsi.

“Ini saya lihat sudah berhari-hari pak rusaknya. Di simpang Sei Lakam, Simpang Gereja HKBP, da di Simpang empat depan RSUD Muhammad Sani,” katanya. (nku)

SARAN BERITA