BerandaKARIMUNLapor Pak Camat..! Sampah...

Lapor Pak Camat..! Sampah Pasar Mutiara Sudah Menumpuk Dan Bau

spot_img

KUNDUR, kabarkarimun.co.id – Pengunjung Pasar Mutiara, Kecamatan Kundur, mengeluh. Pasalnya, tumpukan sampah di pojok pasar sudah menggunung, dan menguarkan aroma tidak sedap.

Tumpukan sampah sudah terlihat hampir sepekan. Selain merusak pemandangan, juga aroma busuk menusuk hidung sehingga cukup mengganggu aktivitas masyarakat.

Agus, seorang pedagang mengaku sudah beberapa hari ini sampah terus menumpuk. Kondisi ini menyebabkan bau kurang sedang dan pemandangan tidak elok.

“Lapor Pak Camat, sampah sudah menumpuk hingga menimbulkan bau kurang sedap. Kami berharap segera diangkut terlebih pengunjung mulai ramai jelang Hari Raya Idul Fitri,” keluh Agus, Kamis (4/4/2024).

Secara terpisah Camat Kundur Syaifullah saat dikonfirmasi mengaku sampah menumpuk akibat kurangnya lori (truk) pengangkut sampah. Selama ini kecamatan Kundur hanya ada satu unit lori pengangkut sampah. Bahkan lori yang ada sering rusak karena usinya sudah lama.

“Insha Allah, sampah di Pasar Mutiara segera kita angkut. Kalau lorinya rusak nanti kita sewa yang terpenting sampah tak menumpuk di pasar Mutiara,” ucap Syaifullah. (mas)

spot_img
SARAN BERITA

Lapor Pak Camat..! Sampah Pasar Mutiara Sudah Menumpuk Dan Bau

KUNDUR, kabarkarimun.co.id – Pengunjung Pasar Mutiara, Kecamatan Kundur, mengeluh. Pasalnya, tumpukan sampah di pojok pasar sudah menggunung, dan menguarkan aroma tidak sedap.

Tumpukan sampah sudah terlihat hampir sepekan. Selain merusak pemandangan, juga aroma busuk menusuk hidung sehingga cukup mengganggu aktivitas masyarakat.

Agus, seorang pedagang mengaku sudah beberapa hari ini sampah terus menumpuk. Kondisi ini menyebabkan bau kurang sedang dan pemandangan tidak elok.

“Lapor Pak Camat, sampah sudah menumpuk hingga menimbulkan bau kurang sedap. Kami berharap segera diangkut terlebih pengunjung mulai ramai jelang Hari Raya Idul Fitri,” keluh Agus, Kamis (4/4/2024).

Secara terpisah Camat Kundur Syaifullah saat dikonfirmasi mengaku sampah menumpuk akibat kurangnya lori (truk) pengangkut sampah. Selama ini kecamatan Kundur hanya ada satu unit lori pengangkut sampah. Bahkan lori yang ada sering rusak karena usinya sudah lama.

“Insha Allah, sampah di Pasar Mutiara segera kita angkut. Kalau lorinya rusak nanti kita sewa yang terpenting sampah tak menumpuk di pasar Mutiara,” ucap Syaifullah. (mas)

SARAN BERITA