BerandaKARIMUNPT Timah Bantu Pengembangan...

PT Timah Bantu Pengembangan Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kabupaten Karimun

spot_img

KUNDUR, kabarkarimun.co.id – PT Timah ( Persero) Tbk membantu pembinaan dan pengembangan  Federasi Olahraga Karate- Do Indonesia (FORKI) Kabupaten Karimun.

Dukungan ini sekaligus untuk  penyelenggaraan kejuaraan karate tingkat Provinsi Kepri tahun 2026.

Dukungan PT Timah untuk  kegiatan FORKI Kepri Series 3 dan POPDA Karate Piala Bupati Karimun yang digelar pada 1-3 Juli 2026 di Mall Pelayanan Publik Kabupaten Karimun.

Dukungan terhadap kegiatan olahraga menjadi salah satu bentuk perhatian PT Timah terhadap pengembangan potensi generasi muda di wilayah operasional perusahaan.

Melalui dukungan terhadap kompetisi, atlet diberikan ruang untuk mengembangkan kemampuan, membangun mental bertanding dan meraih prestasi.

Rika Sapitri, Sekretaris Umum FORKI Kabupaten Karimun mengatakan dukungan dari PT Timah sangat berarti  dalam membantu pelaksanaan kejuaraan. Karena penyelenggaraan event olahraga membutuhkan biaya yang cukup lumayan besar.

“Terimakasih PT Timah atas dukungan dan  bantuan yang diberikan. Bantuan yang diberikan digunakan untuk pengadaan piala dan untuk operasional kejuaraan,” terangnya.

Dikatakan kejuaraan bakal diikuti  sekitar 400 peserta dari berbagai daerah di Kepulauan Riau. Mulai dari kategori pra-usia dini hingga senior. 

Seluruh peserta berkesempatan menunjukkan kemampuan sekaligus mengasah pengalaman bertanding melalui ajang yang mempertemukan atlet karate dari berbagai daerah.

Sementara nomor yang dipertandingkan cukup beragam. Di antaranya kategori pra-usia dini, usia dini, pra-pemula, pemula, kadet, junior hingga senior, baik putra maupun putri. 

“Pertandingan mencakup nomor Kata dan Kumite,” jelasnya.

Penyelenggaraan kejuaraan menjadi upaya FORKI Kabupaten Karimun untuk menghadirkan kompetisi secara rutin di provinsi Kepri. Alasanya atlet di daerah kerap menghadapi keterbatasan kesempatan untuk mengikuti pertandingan atau try out.

“Kejuaraan di Kepulauan Riau ini masih jarang dilakukan. Sehingga bagi  atlet saat hendak try out mereka harus keluar daerah,” imbuhnya. (mas)

spot_img
SARAN BERITA

PT Timah Bantu Pengembangan Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kabupaten Karimun

KUNDUR, kabarkarimun.co.id – PT Timah ( Persero) Tbk membantu pembinaan dan pengembangan  Federasi Olahraga Karate- Do Indonesia (FORKI) Kabupaten Karimun.

Dukungan ini sekaligus untuk  penyelenggaraan kejuaraan karate tingkat Provinsi Kepri tahun 2026.

Dukungan PT Timah untuk  kegiatan FORKI Kepri Series 3 dan POPDA Karate Piala Bupati Karimun yang digelar pada 1-3 Juli 2026 di Mall Pelayanan Publik Kabupaten Karimun.

Dukungan terhadap kegiatan olahraga menjadi salah satu bentuk perhatian PT Timah terhadap pengembangan potensi generasi muda di wilayah operasional perusahaan.

Melalui dukungan terhadap kompetisi, atlet diberikan ruang untuk mengembangkan kemampuan, membangun mental bertanding dan meraih prestasi.

Rika Sapitri, Sekretaris Umum FORKI Kabupaten Karimun mengatakan dukungan dari PT Timah sangat berarti  dalam membantu pelaksanaan kejuaraan. Karena penyelenggaraan event olahraga membutuhkan biaya yang cukup lumayan besar.

“Terimakasih PT Timah atas dukungan dan  bantuan yang diberikan. Bantuan yang diberikan digunakan untuk pengadaan piala dan untuk operasional kejuaraan,” terangnya.

Dikatakan kejuaraan bakal diikuti  sekitar 400 peserta dari berbagai daerah di Kepulauan Riau. Mulai dari kategori pra-usia dini hingga senior. 

Seluruh peserta berkesempatan menunjukkan kemampuan sekaligus mengasah pengalaman bertanding melalui ajang yang mempertemukan atlet karate dari berbagai daerah.

Sementara nomor yang dipertandingkan cukup beragam. Di antaranya kategori pra-usia dini, usia dini, pra-pemula, pemula, kadet, junior hingga senior, baik putra maupun putri. 

“Pertandingan mencakup nomor Kata dan Kumite,” jelasnya.

Penyelenggaraan kejuaraan menjadi upaya FORKI Kabupaten Karimun untuk menghadirkan kompetisi secara rutin di provinsi Kepri. Alasanya atlet di daerah kerap menghadapi keterbatasan kesempatan untuk mengikuti pertandingan atau try out.

“Kejuaraan di Kepulauan Riau ini masih jarang dilakukan. Sehingga bagi  atlet saat hendak try out mereka harus keluar daerah,” imbuhnya. (mas)

SARAN BERITA