BerandaKARIMUNBupati Karimun Minta ASN...

Bupati Karimun Minta ASN Bangkitkan Semangat Profesionalisme

spot_img

KARIMUN, kabarkarimun.co.id – Bupati Karimun Iskandarsyah meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) bangkitkan semangat profesionalisme pasca Ramadan

Hal tersebut disampaikan saat
Apel ASN pasca-libur panjang Hari Raya Idul Fitri 2026. Ia menekankan pentingnya momentum pasca-Ramadan untuk membangkitkan kembali semangat patriotisme, profesionalisme, dan optimisme dalam membangun daerah.

Secara khusus tantangan fiskal yang tengah dihadapi Kabupaten Karimun, Bupati memaparkan bahwa porsi belanja pegawai dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) saat ini berada di angka 42 persen. Sementara regulasi yang berlaku menetapkan batas maksimal sebesar 30 persen.

Pemerintah Kabupaten Karimun tidak akan mengambil langkah pemangkasan personel. Sebagai solusi strategis, arah kebijakan akan difokuskan pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kita menargetkan peningkatan PAD hingga mencapai angka Rp1,6 triliun hingga Rp1,8 triliun. Ini harus dicapai agar struktur APBD kita menjadi lebih sehat dan seimbang,” ujar Ing H Iskandarsyah.

Untuk merealisasikan target tersebut, pemerintah daerah berkomitmen mendorong masuknya investasi secara masif dan menjadikan sektor pariwisata sebagai motor penggerak utama ekonomi. (tlg)

spot_img
SARAN BERITA

Bupati Karimun Minta ASN Bangkitkan Semangat Profesionalisme

KARIMUN, kabarkarimun.co.id – Bupati Karimun Iskandarsyah meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) bangkitkan semangat profesionalisme pasca Ramadan

Hal tersebut disampaikan saat
Apel ASN pasca-libur panjang Hari Raya Idul Fitri 2026. Ia menekankan pentingnya momentum pasca-Ramadan untuk membangkitkan kembali semangat patriotisme, profesionalisme, dan optimisme dalam membangun daerah.

Secara khusus tantangan fiskal yang tengah dihadapi Kabupaten Karimun, Bupati memaparkan bahwa porsi belanja pegawai dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) saat ini berada di angka 42 persen. Sementara regulasi yang berlaku menetapkan batas maksimal sebesar 30 persen.

Pemerintah Kabupaten Karimun tidak akan mengambil langkah pemangkasan personel. Sebagai solusi strategis, arah kebijakan akan difokuskan pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kita menargetkan peningkatan PAD hingga mencapai angka Rp1,6 triliun hingga Rp1,8 triliun. Ini harus dicapai agar struktur APBD kita menjadi lebih sehat dan seimbang,” ujar Ing H Iskandarsyah.

Untuk merealisasikan target tersebut, pemerintah daerah berkomitmen mendorong masuknya investasi secara masif dan menjadikan sektor pariwisata sebagai motor penggerak utama ekonomi. (tlg)

SARAN BERITA