BerandaKARIMUNDeputi Kemenko Perekonomian Tinjau...

Deputi Kemenko Perekonomian Tinjau Kawasan Industri FTZ Karimun, Bupati Dorong Penguatan Kelembagaan BP Karimun

spot_img

KARIMUN, kabarkarimun.co.id – Deputi Bidang Koordinasi Energi dan Sumber Daya Mineral Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Elen Setiadi, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Karimun, Sabtu (20/6/2026), guna meninjau perkembangan sektor industri di kawasan Free Trade Zone (FTZ) Karimun.

Kunjungan tersebut dilakukan bersama Asisten Deputi Pengembangan Mineral dan Batu Bara, Herry Permana, sebagai bagian dari upaya pemerintah pusat untuk melihat secara langsung perkembangan investasi dan aktivitas industri di kawasan strategis yang berada di jalur pelayaran internasional Selat Malaka.

Dalam agenda tersebut, rombongan turut didampingi Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau yang diwakili Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan, Luki Zaiman Prawira. Hadir pula Tim Pengendalian Pencapaian Target Pembangunan Provinsi Kepulauan Riau, Nurdin Basirun, Kepala Kantor Wilayah Perbendaharaan Provinsi Kepulauan Riau Budiman, serta Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Khusus Kepulauan Riau Sodikin.

Selain itu, perwakilan BP Batam dan jajaran pimpinan serta anggota BP Karimun juga turut memberikan paparan mengenai kondisi terkini investasi dan perkembangan kawasan industri di Kabupaten Karimun.

Bupati Karimun, Iskandarsyah, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap perkembangan daerah melalui kunjungan kerja tersebut.

Menurutnya, kehadiran berbagai pemangku kepentingan menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Besar harapan kami agar melalui kunjungan ini, pemerintah pusat dapat semakin memberikan dukungan nyata dalam memperkuat posisi Kabupaten Karimun sebagai kawasan industri dan perdagangan yang strategis. Letak geografis Karimun yang berada di Selat Malaka merupakan keunggulan kompetitif yang harus terus dioptimalkan untuk menarik investasi dan meningkatkan daya saing daerah,” ujar Iskandarsyah.

Ia juga menekankan pentingnya penguatan kelembagaan BP Karimun agar mampu menjalankan fungsi pengelolaan kawasan secara lebih optimal.

Menurutnya, langkah tersebut diperlukan untuk mempercepat proses investasi, meningkatkan kepercayaan pelaku usaha, sekaligus menciptakan lapangan kerja yang lebih luas bagi masyarakat.

Melalui kunjungan lapangan ini, berbagai masukan dan temuan yang diperoleh diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan pemerintah pusat dalam merumuskan kebijakan strategis guna mendukung percepatan pembangunan dan pengembangan FTZ Karimun sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di Kepulauan Riau.

Dengan posisi yang strategis di jalur perdagangan internasional, FTZ Karimun dinilai memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi kawasan industri dan logistik yang mampu menarik lebih banyak investasi serta memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah maupun nasional. (*/ifa)

spot_img
SARAN BERITA

Deputi Kemenko Perekonomian Tinjau Kawasan Industri FTZ Karimun, Bupati Dorong Penguatan Kelembagaan BP Karimun

KARIMUN, kabarkarimun.co.id – Deputi Bidang Koordinasi Energi dan Sumber Daya Mineral Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Elen Setiadi, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Karimun, Sabtu (20/6/2026), guna meninjau perkembangan sektor industri di kawasan Free Trade Zone (FTZ) Karimun.

Kunjungan tersebut dilakukan bersama Asisten Deputi Pengembangan Mineral dan Batu Bara, Herry Permana, sebagai bagian dari upaya pemerintah pusat untuk melihat secara langsung perkembangan investasi dan aktivitas industri di kawasan strategis yang berada di jalur pelayaran internasional Selat Malaka.

Dalam agenda tersebut, rombongan turut didampingi Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau yang diwakili Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan, Luki Zaiman Prawira. Hadir pula Tim Pengendalian Pencapaian Target Pembangunan Provinsi Kepulauan Riau, Nurdin Basirun, Kepala Kantor Wilayah Perbendaharaan Provinsi Kepulauan Riau Budiman, serta Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Khusus Kepulauan Riau Sodikin.

Selain itu, perwakilan BP Batam dan jajaran pimpinan serta anggota BP Karimun juga turut memberikan paparan mengenai kondisi terkini investasi dan perkembangan kawasan industri di Kabupaten Karimun.

Bupati Karimun, Iskandarsyah, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap perkembangan daerah melalui kunjungan kerja tersebut.

Menurutnya, kehadiran berbagai pemangku kepentingan menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Besar harapan kami agar melalui kunjungan ini, pemerintah pusat dapat semakin memberikan dukungan nyata dalam memperkuat posisi Kabupaten Karimun sebagai kawasan industri dan perdagangan yang strategis. Letak geografis Karimun yang berada di Selat Malaka merupakan keunggulan kompetitif yang harus terus dioptimalkan untuk menarik investasi dan meningkatkan daya saing daerah,” ujar Iskandarsyah.

Ia juga menekankan pentingnya penguatan kelembagaan BP Karimun agar mampu menjalankan fungsi pengelolaan kawasan secara lebih optimal.

Menurutnya, langkah tersebut diperlukan untuk mempercepat proses investasi, meningkatkan kepercayaan pelaku usaha, sekaligus menciptakan lapangan kerja yang lebih luas bagi masyarakat.

Melalui kunjungan lapangan ini, berbagai masukan dan temuan yang diperoleh diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan pemerintah pusat dalam merumuskan kebijakan strategis guna mendukung percepatan pembangunan dan pengembangan FTZ Karimun sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di Kepulauan Riau.

Dengan posisi yang strategis di jalur perdagangan internasional, FTZ Karimun dinilai memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi kawasan industri dan logistik yang mampu menarik lebih banyak investasi serta memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah maupun nasional. (*/ifa)

SARAN BERITA