KUNDUR, kabarkarimun.co.id – Perbaikan koridor penghubung ponton Pelabuhan Penumpang Tanjungbatu yang roboh pada Selasa (21/7/2026) terus dikebut.
Sambil menunggu proses perbaikan selesai, penumpang untuk sementara akan menggunakan fasilitas dermaga milik Pos Polisi Perairan dan Udara (Pol Airud) Polda Kepri sebagai alternatif naik dan turun dari kapal.
Kepala KSOP Kelas I Tanjungbalai Karimun Wilayah Kerja (Wilker) Tanjungbatu, Hariadi, mengatakan pihaknya terus berupaya mempercepat perbaikan koridor yang mengalami kerusakan.
Selain memanfaatkan Ponton Bravo milik Pemerintah Kabupaten Karimun yang juga dalam kondisi kurang optimal, KSOP telah berkoordinasi dengan Pos Pol Airud Polda Kepri di Tanjungbatu untuk penggunaan sementara dermaga mereka.
“Kami sedang mencari alternatif agar aktivitas naik turun penumpang tetap berjalan. Salah satunya dengan memanfaatkan dermaga Pol Airud. Alhamdulillah, pihak Pos Pol Airud mengizinkan fasilitas dermaga digunakan sementara,” ujar Hariadi saat meninjau persiapan bersama jajaran Pol Airud, Kamis (23/7/2026).
Menurutnya, koordinasi tersebut dilakukan agar pelayanan penumpang tetap berjalan aman dan lancar selama proses perbaikan koridor pelabuhan berlangsung.
Sementara itu, Kepala Pos Pol Airud Polda Kepri Tanjungbatu, Aipda Akhmad Saukani Harahap, menyatakan pihaknya mendukung penuh langkah tersebut demi menjaga kelancaran transportasi laut masyarakat.
Ia menjelaskan, untuk kapal cepat (speedboat), penumpang dapat menggunakan ponton yang berada di sisi kanan dermaga Pol Airud. Sedangkan kapal feri berukuran besar akan bersandar di dermaga utama Pos Pol Airud dengan syarat kondisi air laut sedang pasang karena konstruksi dermaga yang lebih tinggi.
“Untuk speedboat bisa menggunakan ponton di sebelah kanan. Sementara kapal feri besar dapat bersandar di dermaga depan saat air laut pasang,” jelas Akhmad Saukani Harahap.
Dengan adanya solusi sementara ini, diharapkan aktivitas transportasi laut di Pelabuhan Tanjungbatu tetap berjalan normal hingga perbaikan koridor pelabuhan selesai dilaksanakan. (mas)




