BerandaKARIMUNDua Jalur Pipa Utama...

Dua Jalur Pipa Utama Perumda Tirta Mulia Karimun Bocor, Dua Tim Dikerahkan

spot_img

KARIMUN, kabarkarimun.co.id – Gangguan pelayanan air bersih kembali terjadi di Kabupaten Karimun.

Setelah sebelumnya mengalami kerusakan pada dua mesin pompa intake, Perumda Tirta Mulia Karimun kini harus menangani kebocoran pada dua jalur pipa utama secara bersamaan.

Dua titik kebocoran tersebut berada di Sei Raya, Kecamatan Meral, dan Harjosari, Kecamatan Tebing.

Untuk mempercepat penanganan, Perumda Tirta Mulia Karimun mengerahkan dua tim teknis yang bekerja secara bersamaan di kedua lokasi.

Perbaikan pipa PDAM yang bocor di wilayah Kecamatan Meral. foto dok.perumdatirtamulia

Direktur Perumda Tirta Mulia Karimun, Ferry Kurniawan, S.H., mengatakan pembagian tim dilakukan agar proses perbaikan tidak harus menunggu pekerjaan di salah satu lokasi selesai terlebih dahulu.

“Kita langsung membagi dua tim agar pekerjaan di dua lokasi dapat dilakukan secara serentak. Dengan demikian, proses perbaikan bisa dipercepat dan gangguan pelayanan kepada pelanggan dapat segera dipulihkan,” ujar Ferry, Jumat (19/9/2026).

Kebocoran pertama terjadi pada pipa berdiameter 14 inci di Sei Raya, Kecamatan Meral, tepatnya di sekitar jembatan yang baru selesai diperbaiki oleh PUPR Provinsi.

Sementara kebocoran kedua terjadi pada pipa berdiameter 8 inci yang berada di kawasan Harjosari, Kecamatan Tebing.

Ferry mengatakan, penanganan kedua kebocoran tersebut dilakukan bersamaan dengan proses perbaikan dua mesin pompa intake yang sebelumnya mengalami kerusakan.

“Jadi saat ini ada beberapa pekerjaan teknis yang harus kita tangani secara bersamaan. Sebelumnya kita sedang memperbaiki dua pompa intake, sekarang ditambah dengan adanya kebocoran pada dua jalur pipa utama. Karena itu, kita harus bekerja secara cepat, solid dan terkoordinasi,” jelasnya.

Menurut Ferry, kondisi kerusakan pada sistem perpompaan intake dalam beberapa tahun terakhir bukan merupakan kondisi yang biasa terjadi.

Karena itu, diperlukan koordinasi antarbagian serta kerja sama tim agar seluruh pekerjaan dapat ditangani secara maksimal.

“Yang terpenting adalah bagaimana kita memastikan setiap pekerjaan dapat dilakukan dengan baik dan pelayanan kepada masyarakat bisa segera kembali normal,” katanya.

Sejumlah Wilayah Terdampak Gangguan Air

Perbaikan kebocoran pipa di Sei Raya berdampak terhadap sejumlah wilayah yang mendapatkan suplai air dari jalur tersebut.

Wilayah terdampak meliputi Parit Benut, Sungai Raya, Kampung Jawa, Paya Rengas, Perumahan Citra Permata, Perumahan Sedayu Utopia, Perumahan Sri Raya, Taman Mutiara Karimun, dan Perumahan Naga Mas.

Sementara itu, gangguan akibat perbaikan pipa di Harjosari berdampak terhadap sejumlah wilayah pelayanan di Kecamatan Karimun dan sekitarnya.

Di antaranya Kota Balai, Jalan Nusantara, Jalan Setia Budi, Jalan Pramuka, Jalan Trikora, Jalan Tengku Umar, Jalan Pelabuhan Pasar Malam, Jalan Pegadaian, sekitar Perumahan Balai City Garden, Perumahan Harapan Indah, Jalan Hang Lekir, Jalan Agus Salim, dan Jalan Sidomulyo.

Perumda Tirta Mulia Karimun menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan yang terdampak gangguan pelayanan selama proses perbaikan berlangsung.

Manajemen memastikan tim teknis terus bekerja di lapangan untuk mempercepat penyelesaian pekerjaan di kedua titik kebocoran.

“Kami memahami bahwa air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, kami akan berusaha semaksimal mungkin agar seluruh pekerjaan ini dapat segera diselesaikan. Mohon doa, dukungan dan pengertian dari masyarakat selama proses perbaikan berlangsung,” tutup Ferry. (*/ifa)

spot_img
SARAN BERITA

Dua Jalur Pipa Utama Perumda Tirta Mulia Karimun Bocor, Dua Tim Dikerahkan

KARIMUN, kabarkarimun.co.id – Gangguan pelayanan air bersih kembali terjadi di Kabupaten Karimun.

Setelah sebelumnya mengalami kerusakan pada dua mesin pompa intake, Perumda Tirta Mulia Karimun kini harus menangani kebocoran pada dua jalur pipa utama secara bersamaan.

Dua titik kebocoran tersebut berada di Sei Raya, Kecamatan Meral, dan Harjosari, Kecamatan Tebing.

Untuk mempercepat penanganan, Perumda Tirta Mulia Karimun mengerahkan dua tim teknis yang bekerja secara bersamaan di kedua lokasi.

Perbaikan pipa PDAM yang bocor di wilayah Kecamatan Meral. foto dok.perumdatirtamulia

Direktur Perumda Tirta Mulia Karimun, Ferry Kurniawan, S.H., mengatakan pembagian tim dilakukan agar proses perbaikan tidak harus menunggu pekerjaan di salah satu lokasi selesai terlebih dahulu.

“Kita langsung membagi dua tim agar pekerjaan di dua lokasi dapat dilakukan secara serentak. Dengan demikian, proses perbaikan bisa dipercepat dan gangguan pelayanan kepada pelanggan dapat segera dipulihkan,” ujar Ferry, Jumat (19/9/2026).

Kebocoran pertama terjadi pada pipa berdiameter 14 inci di Sei Raya, Kecamatan Meral, tepatnya di sekitar jembatan yang baru selesai diperbaiki oleh PUPR Provinsi.

Sementara kebocoran kedua terjadi pada pipa berdiameter 8 inci yang berada di kawasan Harjosari, Kecamatan Tebing.

Ferry mengatakan, penanganan kedua kebocoran tersebut dilakukan bersamaan dengan proses perbaikan dua mesin pompa intake yang sebelumnya mengalami kerusakan.

“Jadi saat ini ada beberapa pekerjaan teknis yang harus kita tangani secara bersamaan. Sebelumnya kita sedang memperbaiki dua pompa intake, sekarang ditambah dengan adanya kebocoran pada dua jalur pipa utama. Karena itu, kita harus bekerja secara cepat, solid dan terkoordinasi,” jelasnya.

Menurut Ferry, kondisi kerusakan pada sistem perpompaan intake dalam beberapa tahun terakhir bukan merupakan kondisi yang biasa terjadi.

Karena itu, diperlukan koordinasi antarbagian serta kerja sama tim agar seluruh pekerjaan dapat ditangani secara maksimal.

“Yang terpenting adalah bagaimana kita memastikan setiap pekerjaan dapat dilakukan dengan baik dan pelayanan kepada masyarakat bisa segera kembali normal,” katanya.

Sejumlah Wilayah Terdampak Gangguan Air

Perbaikan kebocoran pipa di Sei Raya berdampak terhadap sejumlah wilayah yang mendapatkan suplai air dari jalur tersebut.

Wilayah terdampak meliputi Parit Benut, Sungai Raya, Kampung Jawa, Paya Rengas, Perumahan Citra Permata, Perumahan Sedayu Utopia, Perumahan Sri Raya, Taman Mutiara Karimun, dan Perumahan Naga Mas.

Sementara itu, gangguan akibat perbaikan pipa di Harjosari berdampak terhadap sejumlah wilayah pelayanan di Kecamatan Karimun dan sekitarnya.

Di antaranya Kota Balai, Jalan Nusantara, Jalan Setia Budi, Jalan Pramuka, Jalan Trikora, Jalan Tengku Umar, Jalan Pelabuhan Pasar Malam, Jalan Pegadaian, sekitar Perumahan Balai City Garden, Perumahan Harapan Indah, Jalan Hang Lekir, Jalan Agus Salim, dan Jalan Sidomulyo.

Perumda Tirta Mulia Karimun menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan yang terdampak gangguan pelayanan selama proses perbaikan berlangsung.

Manajemen memastikan tim teknis terus bekerja di lapangan untuk mempercepat penyelesaian pekerjaan di kedua titik kebocoran.

“Kami memahami bahwa air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, kami akan berusaha semaksimal mungkin agar seluruh pekerjaan ini dapat segera diselesaikan. Mohon doa, dukungan dan pengertian dari masyarakat selama proses perbaikan berlangsung,” tutup Ferry. (*/ifa)

SARAN BERITA