BerandaKARIMUNMahasiswa KKN Undip Berkontribusi...

Mahasiswa KKN Undip Berkontribusi dalam Edukasi Anak, Digitalisasi Desa, Hingga Pendampingan Ibu dan Balita di Desa Dringo

spot_img

BATANG, kabarkarimun.co.id –Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro merampungkan serangkaian program pengabdian masyarakat di Desa Dringo yang dilaksanakan dari tanggal 8 Juli – 18 Agustus 2026. Mengusung fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan tata kelola informasi wilayah, kegiatan ini terbagi ke dalam dua program Multidisiplin serta program Sosial Masyarakat (Sosmas). Salah satu anggota tim KKN, Muhammad Haris Maulana dari Fakultas Sekolah Vokasi jurusan Bahasa Asing Terapan, turut mengambil peran aktif dalam pelaksanaan program-program strategis tersebut.
​
​Pada Selasa, 11 Agustus 2026, Tim KKN Undip melaksanakan Program Multidisiplin 1 di TPQ Nurul Hidayah, Desa Dringo. Program bertajuk “Peningkatan Literasi Kesehatan Sejak Dini Melalui Pengenalan Anatomi Oral dan Edukasi Regulasi Emosi Berbasis Basic English Bagi Siswa Sekolah Dasar (BAHAGIA: Belajar Bahasa Inggris, Anatomi Gigi, dan Jaga Emosi Anak)” ini diikuti oleh sekitar 60 anak TPQ. Pembelajaran dikemas secara interaktif dengan menggabungkan materi pemahaman anatomi tubuh, kesehatan gigi, pengenalan bahasa Inggris dasar, serta pengelolaan emosi anak. Kegiatan di TPQ Nurul Hidayah ini mendapatkan tanggapan hangat dari para pengajar.

“Saya sangat senang anak KKN bisa mengisi di TPQ Nurul Hidayah, anak-anak jadi senang.” Ujar Ustadzah Eni. Hal senada disampaikan oleh Ustadz Saiful yang mengapresiasi semangat para santri, “Kalau anak KKN yang mengisi pasti anak-anak pada happy. Sesuai yang saya harapkan, anak-anak pada happy dan semangat belajar.”
​
​Sebagai bentuk dukungan terhadap keterbukaan informasi dan digitalisasi wilayah, Tim KKN Undip menjalankan Program Multidisiplin 2 sejak 13 Juli hingga 14 Agustus 2026. Program bertajuk “Pembangunan Pusat Informasi Desa (Pusinfodes) Dringo yang Terintegrasi Berbasis Legalitas dan Data Statistik” ini berfokus pada pengembangan dan pembaruan situs web resmi Desa Dringo.

​Upaya digitalisasi ini mendapat apresiasi tinggi dari pemerintah desa setempat. Pak Darji selaku Sekretaris Desa Dringo menuturkan, “Websitenya sangat bagus, jadi lebih lengkap informasinya.” Sementara itu, Kepala Desa Dringo, Pak Sutrisno, menyampaikan rasa terimakasihnya atas kontribusi tim KKN, “Saya sangat berterima kasih kepada KKN Undip tahun ini. Dengan adanya pengembangan website desa, sekarang website jadi hidup lagi.”

​Selain program multidisiplin, Tim KKN Undip juga menggelar program Sosial Masyarakat (Sosmas) pada Jumat, 17 Juli 2026, yang bertempat di Pusat Kesehatan Desa (PKD) Dringo Krajan. Program ini mencakup dua pilar keilmuan, yaitu Soshum dan Saintek, dengan fokus utama pendampingan tumbuh kembang balita.

​Bidan Desa Dringo turut mengapresiasi pelaksanaan sosialisasi kesehatan tersebut, “Terima kasih atas sosialisasi dari anak KKN dan saya rasa materi yang disampaikan sangat bermanfaat bagi ibu kepada balitanya.” Rangkaian kegiatan KKN ini diharapkan mampu memberikan dampak berkelanjutan bagi kemajuan pendidikan, kesehatan, dan pengelolaan data informasi di Desa Dringo. (*/ifa)

spot_img
SARAN BERITA

Mahasiswa KKN Undip Berkontribusi dalam Edukasi Anak, Digitalisasi Desa, Hingga Pendampingan Ibu dan Balita di Desa Dringo

BATANG, kabarkarimun.co.id –Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro merampungkan serangkaian program pengabdian masyarakat di Desa Dringo yang dilaksanakan dari tanggal 8 Juli – 18 Agustus 2026. Mengusung fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan tata kelola informasi wilayah, kegiatan ini terbagi ke dalam dua program Multidisiplin serta program Sosial Masyarakat (Sosmas). Salah satu anggota tim KKN, Muhammad Haris Maulana dari Fakultas Sekolah Vokasi jurusan Bahasa Asing Terapan, turut mengambil peran aktif dalam pelaksanaan program-program strategis tersebut.
​
​Pada Selasa, 11 Agustus 2026, Tim KKN Undip melaksanakan Program Multidisiplin 1 di TPQ Nurul Hidayah, Desa Dringo. Program bertajuk “Peningkatan Literasi Kesehatan Sejak Dini Melalui Pengenalan Anatomi Oral dan Edukasi Regulasi Emosi Berbasis Basic English Bagi Siswa Sekolah Dasar (BAHAGIA: Belajar Bahasa Inggris, Anatomi Gigi, dan Jaga Emosi Anak)” ini diikuti oleh sekitar 60 anak TPQ. Pembelajaran dikemas secara interaktif dengan menggabungkan materi pemahaman anatomi tubuh, kesehatan gigi, pengenalan bahasa Inggris dasar, serta pengelolaan emosi anak. Kegiatan di TPQ Nurul Hidayah ini mendapatkan tanggapan hangat dari para pengajar.

“Saya sangat senang anak KKN bisa mengisi di TPQ Nurul Hidayah, anak-anak jadi senang.” Ujar Ustadzah Eni. Hal senada disampaikan oleh Ustadz Saiful yang mengapresiasi semangat para santri, “Kalau anak KKN yang mengisi pasti anak-anak pada happy. Sesuai yang saya harapkan, anak-anak pada happy dan semangat belajar.”
​
​Sebagai bentuk dukungan terhadap keterbukaan informasi dan digitalisasi wilayah, Tim KKN Undip menjalankan Program Multidisiplin 2 sejak 13 Juli hingga 14 Agustus 2026. Program bertajuk “Pembangunan Pusat Informasi Desa (Pusinfodes) Dringo yang Terintegrasi Berbasis Legalitas dan Data Statistik” ini berfokus pada pengembangan dan pembaruan situs web resmi Desa Dringo.

​Upaya digitalisasi ini mendapat apresiasi tinggi dari pemerintah desa setempat. Pak Darji selaku Sekretaris Desa Dringo menuturkan, “Websitenya sangat bagus, jadi lebih lengkap informasinya.” Sementara itu, Kepala Desa Dringo, Pak Sutrisno, menyampaikan rasa terimakasihnya atas kontribusi tim KKN, “Saya sangat berterima kasih kepada KKN Undip tahun ini. Dengan adanya pengembangan website desa, sekarang website jadi hidup lagi.”

​Selain program multidisiplin, Tim KKN Undip juga menggelar program Sosial Masyarakat (Sosmas) pada Jumat, 17 Juli 2026, yang bertempat di Pusat Kesehatan Desa (PKD) Dringo Krajan. Program ini mencakup dua pilar keilmuan, yaitu Soshum dan Saintek, dengan fokus utama pendampingan tumbuh kembang balita.

​Bidan Desa Dringo turut mengapresiasi pelaksanaan sosialisasi kesehatan tersebut, “Terima kasih atas sosialisasi dari anak KKN dan saya rasa materi yang disampaikan sangat bermanfaat bagi ibu kepada balitanya.” Rangkaian kegiatan KKN ini diharapkan mampu memberikan dampak berkelanjutan bagi kemajuan pendidikan, kesehatan, dan pengelolaan data informasi di Desa Dringo. (*/ifa)

SARAN BERITA