KARIMUN, kabarkarimun.co.id – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Karimun menggandeng Kapolres untuk ikut menebar kebaikan
bertepatan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2026.
Sejumlah paket sembako telah disiapkan untuk dibagikan kepada sejumlah warga kurang mampu. Khususnya warga Kelurahan Harjosari, Kecamatan Tebing.
Aksi bakti sosial ini menjadi bukti bahwa kemitraan antara penegak hukum dan kuli tinta di Karimun melampaui sekadar hubungan kerja—ini adalah soal kemanusiaan.
Bagi Kapolres Karimun, AKBP Yunita Stevani, HPN bukan sekadar perayaan bagi para jurnalis, melainkan momentum pengingat untuk tetap berpijak pada kepedulian sosial.
“Momen ini kita manfaatkan untuk berbagi bersama masyarakat,” ujar AKBP Yunita Stevani dengan penuh apresiasi, Senin (9/2/2026).
Di sisi lain, kata Kapolres, insan pers adalah mitra strategis kepolisian. Terutama dalam menyajikan berita yang lebih akurat demi pembangunan daerah.
“Bagi kami, insan pers adalah mitra strategis. Kami berharap pers terus menyajikan berita akurat demi pembangunan daerah,” ujar Yunita.
Ketua PWI Karimun, Riyadi, menegaskan bahwa konsistensi adalah kunci. Sebanyak 40 paket sembako yang dibagikan merupakan hasil gotong royong dari berbagai donatur yang memiliki visi serupa.
Aksi ini terasa kian bermakna karena dilakukan tepat saat masyarakat bersiap menyambut bulan suci Ramadan.
Di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok, kehadiran paket sembako ini bak oase bagi warga di Kelurahan Harjosari.
“Niat kami murni berbagi. Kami ingin meringankan beban ekonomi warga, terutama menyambut Ramadhan yang sudah di depan mata. Kolaborasi ini membuktikan bahwa kami tidak hanya bertemu di ruang berita, tapi juga hadir di tengah kesulitan masyarakat,” ungkap Riyadi.
Pesan Di Balik Aksi
Melalui kegiatan ini, Polres dan PWI Karimun seolah ingin mengirimkan pesan kuat: bahwa informasi yang benar dan keamanan yang terjaga harus bermuara pada satu hal, yaitu kesejahteraan rakyat.
Senyum yang merekah dari para penerima bantuan di Kecamatan Tebing siang itu menjadi kado terindah bagi insan pers di hari jadinya. Sebuah sinergi nyata yang membuktikan bahwa di balik seragam dan pena, ada empati yang terus menyala. (ifa)




