BerandaKARIMUNTakraw Adalah DNA Olahraga...

Takraw Adalah DNA Olahraga Karimun, Bupati Apresiasi Liga Sepak Takraw Silaturahmi Season 2

spot_img

KARIMUN, kabarkarimun.co.id – Bupati Karimun Ing.H.Iskandarsyah resmi membuka Liga Sepak Takraw Silaturahmi Season 2, Jumat (5/6/2026) malam.

Sebanyak 18 klub se Kabupaten Karimun ikut ambil bagian di liga yang dipusatkan di lapangan Kampung Melayu, Kecamatan Karimun tersebut.

Menariknya, sejumlah pemain yang sudah punya nama di tingkat kabupaten hingga nasional pun ikut ambil bagian. Diantaranya pemain Porprov, PON, hingga mewakili Indonesia di ajang Sea Games.

Bupati pun memberikan apreasiasi tertinggi kepada Komunitas Pecinta Sepak Takraw (Kopistar) Kabupaten Karimun sebagai penggagas.

Dari keinginan luhur, Kopi Star ingin menghidupkan kembali olahraga yang pernah melambungkan nama Kabupaten Karimun di kancah nasional, dan internasional.

“DNA olahraganya masyarakat Karimun ini adalah sepak takraw selain sepak bola. Kita harus menghidupkan kembali liga-liga seperti ini untuk menemukan bakat-bakat baru yang perlu kita munculkan ke permukaan,” ujar Iskandarsyah mengawali sambutan.

Iskandarsyah juga berharap kompetisi sepak takraw ke depan bisa bergulir dengan kemasan yang jauh lebih masif.

Pemerintah Daerah melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) bersama KONI dan DPRD Karimun harus saling bersinergi demi mendukung penuh hal tersebut.

“Meskipun anggaran daerah terbatas, kita bisa bekerja sama dan saling bahu-membahu. Tujuannya agar liga sepak takraw ini ke depan bisa berjalan berjenjang mulai dari tingkat kecamatan hingga kabupaten,” tambahnya optimis.

Terpisah Ketua Panitia Pelaksana, Asyandi Topan Satria menjelaskan, kompetisi ini lahir dari aspirasi murni para pencinta olahraga takraw.

Tingginya antusias peserta, maka panitia menerapkan sistem setengah kompetisi, berbeda dengan turnamen sebelumnya yang menggunakan sistem gugur.

“Format baru ini membuat setiap tim saling bertemu di dalam grup. Nantinya, dua tim dengan poin tertinggi dari masing-masing grup berhak melangkah ke babak selanjutnya,” jelas Asyandi.

Sebanyak 18 tim dari wilayah Pulau Karimun Besar mendaftarkan diri dalam kompetisi tahun ini. Panitia sengaja menggelar seluruh rangkaian pertandingan pada malam hari karena mayoritas atlet harus bekerja pada siang hari.

“Alhamdulillah, acara pembukaan berjalan dengan sangat sukses. Kami juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran dan dukungan langsung dari Bupati Karimun,” ungkapnya.

Bagi pemenang, selain membawa pulang piala bergengsi, juga berhak atas hadiah uang pembinaan.

Melalui kompetisi Liga Sepak Takraw Silaturahmi ini, diharapkan gairah olahraga “bola rotan” di Bumi Berazam terus menyala. (ifa)

spot_img
SARAN BERITA

Takraw Adalah DNA Olahraga Karimun, Bupati Apresiasi Liga Sepak Takraw Silaturahmi Season 2

KARIMUN, kabarkarimun.co.id – Bupati Karimun Ing.H.Iskandarsyah resmi membuka Liga Sepak Takraw Silaturahmi Season 2, Jumat (5/6/2026) malam.

Sebanyak 18 klub se Kabupaten Karimun ikut ambil bagian di liga yang dipusatkan di lapangan Kampung Melayu, Kecamatan Karimun tersebut.

Menariknya, sejumlah pemain yang sudah punya nama di tingkat kabupaten hingga nasional pun ikut ambil bagian. Diantaranya pemain Porprov, PON, hingga mewakili Indonesia di ajang Sea Games.

Bupati pun memberikan apreasiasi tertinggi kepada Komunitas Pecinta Sepak Takraw (Kopistar) Kabupaten Karimun sebagai penggagas.

Dari keinginan luhur, Kopi Star ingin menghidupkan kembali olahraga yang pernah melambungkan nama Kabupaten Karimun di kancah nasional, dan internasional.

“DNA olahraganya masyarakat Karimun ini adalah sepak takraw selain sepak bola. Kita harus menghidupkan kembali liga-liga seperti ini untuk menemukan bakat-bakat baru yang perlu kita munculkan ke permukaan,” ujar Iskandarsyah mengawali sambutan.

Iskandarsyah juga berharap kompetisi sepak takraw ke depan bisa bergulir dengan kemasan yang jauh lebih masif.

Pemerintah Daerah melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) bersama KONI dan DPRD Karimun harus saling bersinergi demi mendukung penuh hal tersebut.

“Meskipun anggaran daerah terbatas, kita bisa bekerja sama dan saling bahu-membahu. Tujuannya agar liga sepak takraw ini ke depan bisa berjalan berjenjang mulai dari tingkat kecamatan hingga kabupaten,” tambahnya optimis.

Terpisah Ketua Panitia Pelaksana, Asyandi Topan Satria menjelaskan, kompetisi ini lahir dari aspirasi murni para pencinta olahraga takraw.

Tingginya antusias peserta, maka panitia menerapkan sistem setengah kompetisi, berbeda dengan turnamen sebelumnya yang menggunakan sistem gugur.

“Format baru ini membuat setiap tim saling bertemu di dalam grup. Nantinya, dua tim dengan poin tertinggi dari masing-masing grup berhak melangkah ke babak selanjutnya,” jelas Asyandi.

Sebanyak 18 tim dari wilayah Pulau Karimun Besar mendaftarkan diri dalam kompetisi tahun ini. Panitia sengaja menggelar seluruh rangkaian pertandingan pada malam hari karena mayoritas atlet harus bekerja pada siang hari.

“Alhamdulillah, acara pembukaan berjalan dengan sangat sukses. Kami juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran dan dukungan langsung dari Bupati Karimun,” ungkapnya.

Bagi pemenang, selain membawa pulang piala bergengsi, juga berhak atas hadiah uang pembinaan.

Melalui kompetisi Liga Sepak Takraw Silaturahmi ini, diharapkan gairah olahraga “bola rotan” di Bumi Berazam terus menyala. (ifa)

SARAN BERITA