BerandaKARIMUNPOPDA X Kepri Diproyeksikan...

POPDA X Kepri Diproyeksikan Putar Ekonomi Karimun hingga Rp4,2 Miliar, UMKM Jadi Penerima Manfaat Utama

spot_img

KARIMUN, kabarkarimun.co.id – Penyelenggaraan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) X Tingkat Provinsi Kepulauan Riau di Kabupaten Karimun, diperkirakan tidak hanya menjadi ajang pembinaan atlet pelajar, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Karimun memproyeksikan perputaran uang selama pelaksanaan event tersebut mencapai sekitar Rp4,2 miliar.

Perkiraan tersebut berasal dari meningkatnya aktivitas ekonomi seiring kedatangan ribuan atlet, ofisial, keluarga pendamping, dan tamu dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Kepulauan Riau.

Bupati Karimun, Ing. H. Iskandarsyah, mengatakan pemerintah daerah telah menyiapkan ruang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memanfaatkan momentum tersebut melalui penjualan produk kuliner, kerajinan, maupun kebutuhan lainnya selama penyelenggaraan POPDA berlangsung.

Namun demikian, Bupati mengingatkan agar para pelaku usaha tetap menjaga citra daerah dengan tidak menaikkan harga secara berlebihan kepada para tamu.

“Kami ingin seluruh masyarakat ikut merasakan manfaat ekonomi dari POPDA. Tetapi saya juga meminta para pedagang tetap menjaga harga yang wajar sehingga para tamu membawa kesan baik tentang Karimun,” ujarnya dalam konferensi pers, Sabtu (27/6/2026).

Selain mendorong geliat ekonomi, penyelenggaraan POPDA X juga menjadi sarana promosi daerah.

Pemerintah Kabupaten Karimun memanfaatkan momentum sebagai tuan rumah untuk memperkenalkan potensi pariwisata, budaya Melayu, hingga peluang investasi kepada para tamu yang datang.

Di sisi olahraga, Karimun menargetkan mampu menembus tiga besar perolehan medali pada POPDA X.

Cabang olahraga yang diharapkan menjadi penyumbang prestasi antara lain sepak bola, bola voli, tenis lapangan, dan bola basket. Sementara itu, cabang karate akan hadir sebagai nomor ekshibisi pada penyelenggaraan tahun ini.

Pemerintah daerah juga memastikan dukungan terhadap atlet tidak hanya melalui pembinaan, tetapi juga motivasi langsung.

Bupati bersama Wakil Bupati dijadwalkan bertemu seluruh kontingen Karimun pada Senin (29/6/2026) untuk memberikan semangat sebelum pertandingan dimulai.

Sebagai identitas penyelenggaraan, POPDA X Kepri mengusung maskot “Wak Udang” yang merepresentasikan karakter masyarakat pesisir Karimun. Warna merah melambangkan keberanian dan semangat juang, sedangkan tanjak menjadi simbol budaya Melayu yang melekat pada daerah tersebut.

Melalui penyelenggaraan POPDA X, Pemerintah Kabupaten Karimun berharap manfaat yang dihasilkan tidak hanya berupa prestasi olahraga, tetapi juga peningkatan aktivitas ekonomi dan promosi daerah yang berdampak jangka panjang bagi masyarakat. (*/ifa)

spot_img
SARAN BERITA

POPDA X Kepri Diproyeksikan Putar Ekonomi Karimun hingga Rp4,2 Miliar, UMKM Jadi Penerima Manfaat Utama

KARIMUN, kabarkarimun.co.id – Penyelenggaraan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) X Tingkat Provinsi Kepulauan Riau di Kabupaten Karimun, diperkirakan tidak hanya menjadi ajang pembinaan atlet pelajar, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Karimun memproyeksikan perputaran uang selama pelaksanaan event tersebut mencapai sekitar Rp4,2 miliar.

Perkiraan tersebut berasal dari meningkatnya aktivitas ekonomi seiring kedatangan ribuan atlet, ofisial, keluarga pendamping, dan tamu dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Kepulauan Riau.

Bupati Karimun, Ing. H. Iskandarsyah, mengatakan pemerintah daerah telah menyiapkan ruang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memanfaatkan momentum tersebut melalui penjualan produk kuliner, kerajinan, maupun kebutuhan lainnya selama penyelenggaraan POPDA berlangsung.

Namun demikian, Bupati mengingatkan agar para pelaku usaha tetap menjaga citra daerah dengan tidak menaikkan harga secara berlebihan kepada para tamu.

“Kami ingin seluruh masyarakat ikut merasakan manfaat ekonomi dari POPDA. Tetapi saya juga meminta para pedagang tetap menjaga harga yang wajar sehingga para tamu membawa kesan baik tentang Karimun,” ujarnya dalam konferensi pers, Sabtu (27/6/2026).

Selain mendorong geliat ekonomi, penyelenggaraan POPDA X juga menjadi sarana promosi daerah.

Pemerintah Kabupaten Karimun memanfaatkan momentum sebagai tuan rumah untuk memperkenalkan potensi pariwisata, budaya Melayu, hingga peluang investasi kepada para tamu yang datang.

Di sisi olahraga, Karimun menargetkan mampu menembus tiga besar perolehan medali pada POPDA X.

Cabang olahraga yang diharapkan menjadi penyumbang prestasi antara lain sepak bola, bola voli, tenis lapangan, dan bola basket. Sementara itu, cabang karate akan hadir sebagai nomor ekshibisi pada penyelenggaraan tahun ini.

Pemerintah daerah juga memastikan dukungan terhadap atlet tidak hanya melalui pembinaan, tetapi juga motivasi langsung.

Bupati bersama Wakil Bupati dijadwalkan bertemu seluruh kontingen Karimun pada Senin (29/6/2026) untuk memberikan semangat sebelum pertandingan dimulai.

Sebagai identitas penyelenggaraan, POPDA X Kepri mengusung maskot “Wak Udang” yang merepresentasikan karakter masyarakat pesisir Karimun. Warna merah melambangkan keberanian dan semangat juang, sedangkan tanjak menjadi simbol budaya Melayu yang melekat pada daerah tersebut.

Melalui penyelenggaraan POPDA X, Pemerintah Kabupaten Karimun berharap manfaat yang dihasilkan tidak hanya berupa prestasi olahraga, tetapi juga peningkatan aktivitas ekonomi dan promosi daerah yang berdampak jangka panjang bagi masyarakat. (*/ifa)

SARAN BERITA