BerandaKARIMUNMomen HUT Bhayangkara ke-80,...

Momen HUT Bhayangkara ke-80, Nelayan Desa Gemuruh Dapat Rumah dari PT Timah

spot_img

KUNDUR, kabarkarimun.co.id – HUT Bhayangkara ke-80, menjadi momen kebahagiaan tersendiri bagi Irwan (56), nelayan asal Bukit Senang Desa Gemuruh, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun.

Betapa tidak, Irwan mendapatkan kado istimewa dari PT Timah (Persero) berupa hadiah rumah layak huni dari PT Timah (Persero).

Penyerahan kunci rumah berkat bantuan renovasi dari PT Timah (Persero) bersama Polres Karimun itu, dilaksanakan Jumat (3/7/2026).

Selama dua tahun sudah, Irwan tidak dapat menempati rumahnya, karena mengalami rusak parah.

Kayu-kayu penyangga telah lapuk dimakan rayap, atap sudah rusak, sementara pintu dan jendela juga tidak lagi layak digunakan.

Kondisi tersebut membuat rumah peninggalan orang tuanya itu tidak bisa ditempati. Dan Irwan memilih menyewa rumah.

“Alhamdulillah, sekarang saya dan keluarga bisa kembali tinggal di rumah sendiri. Rasanya jauh lebih nyaman dan tenang ini bekat bantuan PT Timah (Persero),” ucap Irwan penuh haru.

Melalui program renovasi rumah layak huni yang dilaksanakan PT Timah bersama Polres Karimun, rumah Irwan dibangun kembali.

Atap yang rusak diganti, dinding diperbaiki, pintu dan jendela dipasang baru, serta bangunan yang sebelumnya semi permanen kini menjadi rumah permanen yang lebih kokoh dan nyaman untuk dihuni. (mas)

spot_img
SARAN BERITA

Momen HUT Bhayangkara ke-80, Nelayan Desa Gemuruh Dapat Rumah dari PT Timah

KUNDUR, kabarkarimun.co.id – HUT Bhayangkara ke-80, menjadi momen kebahagiaan tersendiri bagi Irwan (56), nelayan asal Bukit Senang Desa Gemuruh, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun.

Betapa tidak, Irwan mendapatkan kado istimewa dari PT Timah (Persero) berupa hadiah rumah layak huni dari PT Timah (Persero).

Penyerahan kunci rumah berkat bantuan renovasi dari PT Timah (Persero) bersama Polres Karimun itu, dilaksanakan Jumat (3/7/2026).

Selama dua tahun sudah, Irwan tidak dapat menempati rumahnya, karena mengalami rusak parah.

Kayu-kayu penyangga telah lapuk dimakan rayap, atap sudah rusak, sementara pintu dan jendela juga tidak lagi layak digunakan.

Kondisi tersebut membuat rumah peninggalan orang tuanya itu tidak bisa ditempati. Dan Irwan memilih menyewa rumah.

“Alhamdulillah, sekarang saya dan keluarga bisa kembali tinggal di rumah sendiri. Rasanya jauh lebih nyaman dan tenang ini bekat bantuan PT Timah (Persero),” ucap Irwan penuh haru.

Melalui program renovasi rumah layak huni yang dilaksanakan PT Timah bersama Polres Karimun, rumah Irwan dibangun kembali.

Atap yang rusak diganti, dinding diperbaiki, pintu dan jendela dipasang baru, serta bangunan yang sebelumnya semi permanen kini menjadi rumah permanen yang lebih kokoh dan nyaman untuk dihuni. (mas)

SARAN BERITA