BerandaKARIMUNSerunya Latihan Rutin MiniMoto...

Serunya Latihan Rutin MiniMoto di Karimun, Arena Mencetak Pebalap Cilik Masa Depan

spot_img

KARIMUN, kabarkarimun.co.id – Deru suara mesin motor berkapasitas kecil memecah suasana akhir pekan di Sirkuit NP Family 757, Coastal Area, Kabupaten Karimun, Sabtu (18/7/2026).

Setiap Sabtu dan Minggu, lintasan sepanjang 850 meter itu, dipenuhi semangat belasan pebalap cilik yang berlatih serius demi mengejar mimpi menjadi atlet balap profesional.

Sekilas, motor yang mereka tunggangi memang berukuran mungil. Namun, aksi para pebalap berusia 6 hingga 14 tahun tersebut sama sekali tidak bisa dianggap remeh.

Dengan motor MiniMoto kelas 50 cc hingga 110-130 cc, mereka memacu kendaraan di setiap tikungan layaknya pembalap profesional.

Latihan rutin yang telah berlangsung selama tiga tahun ini digelar keluarga besar Sirkuit NP Family 757 sebagai wadah pembinaan sekaligus pencarian bibit pebalap berbakat asal Kabupaten Karimun.

Salah satu aksi dari pembalap cilik.

Sedikitnya 15 pebalap cilik mengikuti latihan secara konsisten setiap akhir pekan.

Keselamatan menjadi perhatian utama

Seluruh peserta diwajibkan mengenakan perlengkapan balap sesuai standar. Mulai dari wearpack, helm, sepatu balap, hingga pelindung siku dan lutut.

Dengan perlengkapan lengkap tersebut, mereka dapat berlatih lebih aman sekaligus membiasakan diri dengan atmosfer balap sesungguhnya.

Bagi para pebalap cilik, rasa takut bukanlah penghalang. Justru semangat untuk menjadi juara menjadi motivasi terbesar mereka.

“Kalau takut sih tidak, malah senang kalau sampai bisa juara,” ujar Zacky, salah satu pebalap cilik asal Bukit Senang, Karimun.

Di balik aksi para pebalap, para mekanik juga menghadapi tantangan yang tidak sederhana.

Menurut Alun, salah satu mekanik MiniMoto, motor kelas 50 cc justru membutuhkan penanganan yang lebih rumit dibanding motor bebek pada umumnya.

Motor MiniMoto menggunakan sistem matik tanpa suspensi sehingga keseimbangan kendaraan menjadi faktor yang sangat menentukan performa di lintasan.

“Permasalahannya di situ, karena tanpa suspensi maka harus bisa membuat motor seimbang. Kalau motor biasa sih gampang,” jelas Alun.

Tak hanya soal mesin, karakter anak-anak yang masih gemar bermain juga menjadi tantangan tersendiri bagi pelatih. Kesabaran menjadi kunci dalam membentuk mental sekaligus kemampuan mereka di atas lintasan.

Selama latihan, para pebalap cilik dibekali berbagai teknik dasar balap, mulai dari menjaga keseimbangan motor, menentukan racing line, hingga memadukan penggunaan rem depan dan belakang saat memasuki tikungan agar tetap stabil dan cepat.

Melalui latihan yang rutin dan terarah, NP Family 757 berharap dapat melahirkan pebalap-pebalap muda berprestasi yang nantinya mampu mengharumkan nama Kabupaten Karimun di berbagai kejuaraan regional maupun nasional.

Di balik suara mesin MiniMoto yang meraung setiap akhir pekan, tersimpan mimpi besar anak-anak Karimun untuk menjadi bintang balap Indonesia di masa depan. (*/ifa)

spot_img
SARAN BERITA

Serunya Latihan Rutin MiniMoto di Karimun, Arena Mencetak Pebalap Cilik Masa Depan

KARIMUN, kabarkarimun.co.id – Deru suara mesin motor berkapasitas kecil memecah suasana akhir pekan di Sirkuit NP Family 757, Coastal Area, Kabupaten Karimun, Sabtu (18/7/2026).

Setiap Sabtu dan Minggu, lintasan sepanjang 850 meter itu, dipenuhi semangat belasan pebalap cilik yang berlatih serius demi mengejar mimpi menjadi atlet balap profesional.

Sekilas, motor yang mereka tunggangi memang berukuran mungil. Namun, aksi para pebalap berusia 6 hingga 14 tahun tersebut sama sekali tidak bisa dianggap remeh.

Dengan motor MiniMoto kelas 50 cc hingga 110-130 cc, mereka memacu kendaraan di setiap tikungan layaknya pembalap profesional.

Latihan rutin yang telah berlangsung selama tiga tahun ini digelar keluarga besar Sirkuit NP Family 757 sebagai wadah pembinaan sekaligus pencarian bibit pebalap berbakat asal Kabupaten Karimun.

Salah satu aksi dari pembalap cilik.

Sedikitnya 15 pebalap cilik mengikuti latihan secara konsisten setiap akhir pekan.

Keselamatan menjadi perhatian utama

Seluruh peserta diwajibkan mengenakan perlengkapan balap sesuai standar. Mulai dari wearpack, helm, sepatu balap, hingga pelindung siku dan lutut.

Dengan perlengkapan lengkap tersebut, mereka dapat berlatih lebih aman sekaligus membiasakan diri dengan atmosfer balap sesungguhnya.

Bagi para pebalap cilik, rasa takut bukanlah penghalang. Justru semangat untuk menjadi juara menjadi motivasi terbesar mereka.

“Kalau takut sih tidak, malah senang kalau sampai bisa juara,” ujar Zacky, salah satu pebalap cilik asal Bukit Senang, Karimun.

Di balik aksi para pebalap, para mekanik juga menghadapi tantangan yang tidak sederhana.

Menurut Alun, salah satu mekanik MiniMoto, motor kelas 50 cc justru membutuhkan penanganan yang lebih rumit dibanding motor bebek pada umumnya.

Motor MiniMoto menggunakan sistem matik tanpa suspensi sehingga keseimbangan kendaraan menjadi faktor yang sangat menentukan performa di lintasan.

“Permasalahannya di situ, karena tanpa suspensi maka harus bisa membuat motor seimbang. Kalau motor biasa sih gampang,” jelas Alun.

Tak hanya soal mesin, karakter anak-anak yang masih gemar bermain juga menjadi tantangan tersendiri bagi pelatih. Kesabaran menjadi kunci dalam membentuk mental sekaligus kemampuan mereka di atas lintasan.

Selama latihan, para pebalap cilik dibekali berbagai teknik dasar balap, mulai dari menjaga keseimbangan motor, menentukan racing line, hingga memadukan penggunaan rem depan dan belakang saat memasuki tikungan agar tetap stabil dan cepat.

Melalui latihan yang rutin dan terarah, NP Family 757 berharap dapat melahirkan pebalap-pebalap muda berprestasi yang nantinya mampu mengharumkan nama Kabupaten Karimun di berbagai kejuaraan regional maupun nasional.

Di balik suara mesin MiniMoto yang meraung setiap akhir pekan, tersimpan mimpi besar anak-anak Karimun untuk menjadi bintang balap Indonesia di masa depan. (*/ifa)

SARAN BERITA