BerandaKARIMUNBerenang di Kolong Bekas...

Berenang di Kolong Bekas Galian di Kundur Barat, Bocah 12 Tahun Ditemukan Meninggal

spot_img

KUNDUR, kabarkarimun.co.id – Marhalim, bocah umur 12 tahun, diketahui meninggal dunia saat berenang di kolam bekas galian di Desa Gemuruh, Kecamatan Kundur Barat, Minggu (19/4/2026).

Diduga, korban yang datang bersama empat rekannya tidak bisa berenang. Hal ini diketahui, setelah korban menceburkan diri ke dalam kolam, seperti sulit menyelamatkan diri.

Kepala Desa Gemuruh Heri Supriadi Nurfaizal membenarkan penemuan korban tenggelam tersebut.

Disebutkan, kejadian bermula ketika korban bersama lima orang rekannya mendatangi kolong belakang Desa Gemuruh, Minggu (19/4/2026) sekira pukul 09.30 WIB.

Mereka memang berniat untuk berenang. Namun tidak berselang lama, salah satu teman melihat korban seperti kesulitan saat berada dalam air.

” Iya dari keterangan salah satu teman korban, saat itu korban kesulitan dalam air untuk menyelamatkan diri . Tidak lama kemudian korban tidak lagi terlihat di permukaan air,” kata Heri.

Melihat hal tersebut teman-teman korban yang berada di lokasi segera meminta pertolongan kepada warga sekitar.

Serentak berita itu mengundang warga setempat  bersama pihak terkait kemudian melakukan upaya pencarian secara manual di lokasi kejadian.

Akhirnya korban  berhasil ditemukan  Tim penyelam PT Timah Tbk  dalam keadaan meninggal dunia. (mas)

spot_img
SARAN BERITA

Berenang di Kolong Bekas Galian di Kundur Barat, Bocah 12 Tahun Ditemukan Meninggal

KUNDUR, kabarkarimun.co.id – Marhalim, bocah umur 12 tahun, diketahui meninggal dunia saat berenang di kolam bekas galian di Desa Gemuruh, Kecamatan Kundur Barat, Minggu (19/4/2026).

Diduga, korban yang datang bersama empat rekannya tidak bisa berenang. Hal ini diketahui, setelah korban menceburkan diri ke dalam kolam, seperti sulit menyelamatkan diri.

Kepala Desa Gemuruh Heri Supriadi Nurfaizal membenarkan penemuan korban tenggelam tersebut.

Disebutkan, kejadian bermula ketika korban bersama lima orang rekannya mendatangi kolong belakang Desa Gemuruh, Minggu (19/4/2026) sekira pukul 09.30 WIB.

Mereka memang berniat untuk berenang. Namun tidak berselang lama, salah satu teman melihat korban seperti kesulitan saat berada dalam air.

” Iya dari keterangan salah satu teman korban, saat itu korban kesulitan dalam air untuk menyelamatkan diri . Tidak lama kemudian korban tidak lagi terlihat di permukaan air,” kata Heri.

Melihat hal tersebut teman-teman korban yang berada di lokasi segera meminta pertolongan kepada warga sekitar.

Serentak berita itu mengundang warga setempat  bersama pihak terkait kemudian melakukan upaya pencarian secara manual di lokasi kejadian.

Akhirnya korban  berhasil ditemukan  Tim penyelam PT Timah Tbk  dalam keadaan meninggal dunia. (mas)

SARAN BERITA