BerandaKARIMUNTujuh PMI Asal Kepri...

Tujuh PMI Asal Kepri Berangkat ke Serbia, Isi Kebutuhan Tenaga Welder dan Fitter

spot_img

KARIMUN, kabarkarimun.co.id — Peluang tenaga kerja Indonesia menembus pasar kerja internasional kembali terbuka.

Sebanyak tujuh Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kepulauan Riau (Kepri) diberangkatkan secara resmi menuju Serbia melalui Pelabuhan Internasional Tanjungbalai Karimun, Selasa (6/10/2026).

Keberangkatan para PMI tersebut difasilitasi Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kepulauan Riau melalui Pos Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) Karimun.

Menariknya, ketujuh PMI tersebut tidak berangkat untuk pekerjaan umum, melainkan mengisi posisi yang membutuhkan keterampilan teknis, yakni sebagai welder (juru las) dan fitter (perakit besi).

Penempatan ini menunjukkan adanya kebutuhan tenaga kerja terampil Indonesia di sektor industri luar negeri, termasuk di negara tujuan seperti Serbia.

Koordinator P4MI Tanjungbalai Karimun, Reonald Simanjuntak, mengatakan keberangkatan melalui jalur resmi menjadi bagian penting dalam memastikan PMI mendapatkan proses penempatan yang sesuai ketentuan.

Menurutnya, pemerintah tidak hanya memfasilitasi keberangkatan, tetapi juga memastikan proses penempatan PMI berlangsung secara aman, prosedural dan memberikan perlindungan kepada pekerja.

“Dengan diberangkatkannya para pekerja migran ini ke Serbia, diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga di daerah asal sekaligus membawa nama baik tenaga kerja profesional Indonesia di kancah internasional,” ujar Reonald.

Ia menambahkan, fasilitasi keberangkatan PMI juga menjadi bentuk kehadiran negara dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam proses penempatan dan perlindungan pekerja migran.

“Ini merupakan bentuk komitmen negara hadir dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat terkait fasilitasi pelayanan, penempatan serta perlindungan pekerja migran Indonesia,” katanya.

Keberangkatan tujuh PMI asal Kepri ke Serbia sekaligus menjadi peluang bagi tenaga kerja dengan keahlian khusus untuk memperluas pengalaman dan meningkatkan taraf kesejahteraan melalui pasar kerja internasional.

P4MI Karimun memastikan proses keberangkatan dilakukan melalui mekanisme resmi sebagai bagian dari upaya pemerintah mendorong migrasi ketenagakerjaan yang aman dan terlindungi. (*/ifa)

spot_img
SARAN BERITA

Tujuh PMI Asal Kepri Berangkat ke Serbia, Isi Kebutuhan Tenaga Welder dan Fitter

KARIMUN, kabarkarimun.co.id — Peluang tenaga kerja Indonesia menembus pasar kerja internasional kembali terbuka.

Sebanyak tujuh Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kepulauan Riau (Kepri) diberangkatkan secara resmi menuju Serbia melalui Pelabuhan Internasional Tanjungbalai Karimun, Selasa (6/10/2026).

Keberangkatan para PMI tersebut difasilitasi Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kepulauan Riau melalui Pos Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) Karimun.

Menariknya, ketujuh PMI tersebut tidak berangkat untuk pekerjaan umum, melainkan mengisi posisi yang membutuhkan keterampilan teknis, yakni sebagai welder (juru las) dan fitter (perakit besi).

Penempatan ini menunjukkan adanya kebutuhan tenaga kerja terampil Indonesia di sektor industri luar negeri, termasuk di negara tujuan seperti Serbia.

Koordinator P4MI Tanjungbalai Karimun, Reonald Simanjuntak, mengatakan keberangkatan melalui jalur resmi menjadi bagian penting dalam memastikan PMI mendapatkan proses penempatan yang sesuai ketentuan.

Menurutnya, pemerintah tidak hanya memfasilitasi keberangkatan, tetapi juga memastikan proses penempatan PMI berlangsung secara aman, prosedural dan memberikan perlindungan kepada pekerja.

“Dengan diberangkatkannya para pekerja migran ini ke Serbia, diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga di daerah asal sekaligus membawa nama baik tenaga kerja profesional Indonesia di kancah internasional,” ujar Reonald.

Ia menambahkan, fasilitasi keberangkatan PMI juga menjadi bentuk kehadiran negara dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam proses penempatan dan perlindungan pekerja migran.

“Ini merupakan bentuk komitmen negara hadir dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat terkait fasilitasi pelayanan, penempatan serta perlindungan pekerja migran Indonesia,” katanya.

Keberangkatan tujuh PMI asal Kepri ke Serbia sekaligus menjadi peluang bagi tenaga kerja dengan keahlian khusus untuk memperluas pengalaman dan meningkatkan taraf kesejahteraan melalui pasar kerja internasional.

P4MI Karimun memastikan proses keberangkatan dilakukan melalui mekanisme resmi sebagai bagian dari upaya pemerintah mendorong migrasi ketenagakerjaan yang aman dan terlindungi. (*/ifa)

SARAN BERITA