KARIMUN, kabarkarimun.co.id –
Bupati Karimun Dr H Aunur Rafiq S.Sos M.Si meresmikan pengoperasional Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPPBE) Sememal, Kelurahan Pasirpanjang, Kecamatan Meral Barat, Kamia (6/6/2014).
Pengoperasian SPBE Sememal disejalankan dengan peresmian Dermaga Bongkar Muat Curah Kering/Cair PT Pelabuhan Karimun (PERSERODA) Parit Rempak.
Bupati berharap keberadaan SPBE Sememal yang dikelola PT.Palugada Karimun Sejahtera (PKS) mampu mengatasi kelangkaan gas elpiji khususnya tabung 3 kilogram di Kabupaten Karimun.
“Dengan diresmikannya dermaga dan SPBE ini, Insha Allah kita sudah memiliki 350 metrik ton elpiji yang tersedia untuk di Karimun. Dimana selama ini pengisian gas elpiji harus ke Tanjunguban, sekarang sudah bisa di Karimun,” tuturnya.
Disisi lain, Bupati Aunur Rafiq mengaku, dengan diresmikan SPEK & SPPBE merupakan suatu langkah maju dalam mengurai permasalahan terhadap kelangkaan gas elpiji khususnya gas elpiji bersubsidi di wilayah Kabupaten Karimun.

“Alhamdulilah penantian panjang kita selama 3 tahun dengan berbagai macam persoalan terutama masalah suplai listrik akhirnya terjawab sudah dengan beroperasinya SPEK & SPPBE,” ujar Aunur Rafiq.
Sementara EGM MOR I Sumbagut PT Pertamina Patra Niaga Freddy Anwar mendukung keberadaan SPBE Sememal yang dikelola PT. Palugada Karimun Sejahtera (PKS) dalam memangkas waktu pendistribusian LPG melalui percepatan proses pengisian tabung LPG, serta menjamin ketersediaan supply LPG harian di Kabupaten Karimun.
“Ini komitmen kita dari Pertamina dalam meningkatkan ketahanan energi dengan menamban Stasiun Pengisian Bulk Elpiji di Karimun dan mendukung Pemerintah Kabupaten/Kota dalam hal ketersediaan energi,” kata Freddy.
Selain itu lanjutnya, bagian dari upaya Pertamina untuk memeratakan energi di masyarakat, karena selama ini di Provinsi Kepri fokusnya hanya di Bintan dan Kota Batam.
“Pertamina punya tanggungjawab bagaimana energi baik itu BBM maupun elpiji juga sampai di wilayah di luar Bintan dan Batam. Kita berharap dengan hadirnya SPBE Sememal, suplai pasokan gas elpiji 3 kg subsidi terjamin lancar. Jika sebelumnya nol saat ini ketersediaannya terjamin aman untuk 14 hari ke depan,” terang Freddy. (nku)




