BerandaKARIMUNKSOP Kelas I Karimun...

KSOP Kelas I Karimun Kampanye Keselamatan Pelayaran di Wilayah Kerja Tanjungbatu

spot_img

KUNDUR, kabarkarimun.co.id – KSOP Kelas I Tanjungbalai Karimun kampanyekan keselamatan kerja di wilayah kerja (Wilker) pelabuhan Tanjungbatu Kundur, Selasa (8/9/2026).

Bertempat di gedung terminal penumpang pelabuhan Tanjungbatu dihadiri puluhan nahkoda kapal, crew dan agent kapal cepat (speed boat).

Pelaksana Tugas (Plt) KSOP Kelas I Tanjungbalai Karimun Muhammad Syaiful menegaskan, tujuan dilaksanakan kampanye keselamatan pelayaran untuk optimalisasi pelaksanaan latihan kondisi darurat umum (General Emergency Drill) di atas kapal.

Hal ini juga terkait dalam rangka meningkatkan keselamatan pelayaran.

“Nakhoda kapal, operator kapal, agent pelayaran wajib mendaftarkan setiap penumpang dalam manifest. Penumpang yang naik turun dari pulau – pulau  juga wajib di catat dalam daftar manifest  dan tidak  melebihi kapasitas,” tegasnya.

Sementara Kabid Keselamatan Berlayar Patroli dan Penjagaan (KBPP) Capt. Sunaryanto memberikan pelatihan dan pemahaman mengenai prosedur General Emergency Drill.

Mulai dari pembagian tugas awak kapal, penggunaan alat keselamatan diatas kapal, hingga tata cara penanganan keadaan darurat.

Dilanjutkan praktik langsung simulasi kondisi darurat agar seluruh crew kapal mampu merespon situasi secara cepat, tepat dan terkoordinasi. (mas)

spot_img
SARAN BERITA

KSOP Kelas I Karimun Kampanye Keselamatan Pelayaran di Wilayah Kerja Tanjungbatu

KUNDUR, kabarkarimun.co.id – KSOP Kelas I Tanjungbalai Karimun kampanyekan keselamatan kerja di wilayah kerja (Wilker) pelabuhan Tanjungbatu Kundur, Selasa (8/9/2026).

Bertempat di gedung terminal penumpang pelabuhan Tanjungbatu dihadiri puluhan nahkoda kapal, crew dan agent kapal cepat (speed boat).

Pelaksana Tugas (Plt) KSOP Kelas I Tanjungbalai Karimun Muhammad Syaiful menegaskan, tujuan dilaksanakan kampanye keselamatan pelayaran untuk optimalisasi pelaksanaan latihan kondisi darurat umum (General Emergency Drill) di atas kapal.

Hal ini juga terkait dalam rangka meningkatkan keselamatan pelayaran.

“Nakhoda kapal, operator kapal, agent pelayaran wajib mendaftarkan setiap penumpang dalam manifest. Penumpang yang naik turun dari pulau – pulau  juga wajib di catat dalam daftar manifest  dan tidak  melebihi kapasitas,” tegasnya.

Sementara Kabid Keselamatan Berlayar Patroli dan Penjagaan (KBPP) Capt. Sunaryanto memberikan pelatihan dan pemahaman mengenai prosedur General Emergency Drill.

Mulai dari pembagian tugas awak kapal, penggunaan alat keselamatan diatas kapal, hingga tata cara penanganan keadaan darurat.

Dilanjutkan praktik langsung simulasi kondisi darurat agar seluruh crew kapal mampu merespon situasi secara cepat, tepat dan terkoordinasi. (mas)

SARAN BERITA